Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2025. Persentase penduduk miskin saat ini tercatat 9,78 persen, turun sebesar 18,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 22.520 jiwa, berkurang sebanyak 4.760 jiwa dari periode sebelumnya.
(Baca: Youtuber Paling Banyak Dilihat di Indonesia Bulan Ini | 01 Aug 2026)
Selama periode pencatatan 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2005 sebesar 24,13 persen. Nilai 9,78 persen pada 2025 merupakan rekor terendah sepanjang sejarah pencatatan data di wilayah ini. Pertumbuhan penurunan kemiskinan sebesar 18,43 persen juga menjadi yang terbesar yang pernah tercatat.
Secara ranking nasional, Kabupaten Aceh Tenggara saat ini berada di urutan 231 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Nilai rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir tercatat 11,42 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 12,50 persen. Hal ini menunjukkan penurunan kemiskinan terjadi secara konsisten dalam lima tahun terakhir.
Kabupaten Bireuen
Berada di urutan 205 nasional, wilayah ini mencatat persentase kemiskinan 10,30 persen dengan penurunan sebesar 14,88 persen tahun lalu. Terdapat 51.600 jiwa penduduk miskin dari total 501.036 jiwa penduduk, garis kemiskinan ditetapkan sebesar 503,87 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 42,65 juta rupiah per tahun.
Kota Langsa
Urutan 266 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 8,59 persen dengan penurunan 16,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Terdapat 16.280 jiwa penduduk miskin dari total 189.570 jiwa penduduk, garis kemiskinan wilayah sebesar 554,36 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini tercatat 38,41 juta rupiah per tahun.
(Baca: BPS: Inflasi Yoy Kabupaten Toli Toli pada Juli 2026 Sebesar 3,86%)
Kota Lhokseumawe
Menempati urutan 249 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 9,01 persen dengan penurunan 13,70 persen pada tahun terakhir. Terdapat 19.900 jiwa penduduk miskin dari total 220.834 jiwa penduduk, garis kemiskinan wilayah sebesar 529,67 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 62,54 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Jaya
Pada urutan 202 nasional, persentase kemiskinan tercatat 10,37 persen dengan penurunan 15,35 persen tahun lalu. Terdapat 10.500 jiwa penduduk miskin dari total 101.270 jiwa penduduk, garis kemiskinan ditetapkan sebesar 542,09 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 38,50 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Selatan
Berada di urutan 227 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 9,89 persen dengan penurunan sebesar 17,72 persen pada periode terakhir. Terdapat 25.390 jiwa penduduk miskin dari total 256.776 jiwa penduduk, garis kemiskinan wilayah sebesar 538,17 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 32,87 juta rupiah per tahun.
Kota Banda Aceh
Menempati urutan 410 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 5,45 persen dengan penurunan terbesar yaitu 21,58 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Terdapat 15.870 jiwa penduduk miskin dari total 290.857 jiwa penduduk, garis kemiskinan wilayah sebesar 872,94 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 104,26 juta rupiah per tahun.