Survei Litbang Kompas memotret harapan publik terhadap Pemprov Jakarta dalam melestarikan budaya tradisional Betawi dan menyejahterakan pekerjanya.
Harapan terbesar adalah pendirian sanggar seni Betawi di setiap kelurahan atau kecamatan, dipilih 33,6%.
Diikuti 27,3% responden yang berharap pemprov dapat menggelar kegiatan pertunjukan seni secara rutin sebulan atau tiga bulan sekali.
Selain untuk terus menghidupkan kesenian Betawi, kedua upaya ini disebut dapat memberikan kepastian kesempatan kerja di ruang ekspresi para seniman.
"Pasalnya, selama ini para seniman Betawi hanya dilibatkan dalam berbagai acara tertentu saja, seperti HUT Jakarta atau acara besar lainnya yang digelar di kota metropolitan ini," tulis Peneliti Litbang Kompas dalam laporannya, Kamis (26/5/2025).
Berikut daftar hal-hal yang perlu dilakukan Pemprov Jakarta untuk memberdayakan pekerja seni budaya Betawi, menurut Litbang Kompas:
- Mendirikan sanggar seni Betawi di tiap kelurahan atau kecamatan: 33,6%
- Menggelar kegiatan pertunjukan seni rutin sebulan/tiga bulan sekali: 27,3%
- Memberi bantuan dana/insentif kepada para pekerja seni tradisional Betawi: 22,7%
- Membantu pendanaan pengadaan alat seni tradisional: 12,4%
- Menyediakan lapangan pekerjaan untuk seniman: 1%
- Kerja sama dengan seniman untuk mengadakan road show ke sekolah dan ekskul: 0,4%
- Lebih diperhatikan: 0,2%
- Dikembangkan dan ditingkatkan lagi: 0,2%
- Jangan sampai punah: 0,2%
- Tidak tahu/tidak jawab: 2%.
Secara umum, separuh atau 50% responden mengaku tidak puas terhadap kinerja Pemprov Jakarta dalam memberdayakan dan memberikan perhatian kepada seniman tradisional Betawi. Sedangkan 45,6% responden yang menyatakan puas.
Litbang Kompas melakukan survei ini terhadap 400 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis secara bertingkat di Jakarta.
Pengambilan data dilakukan pada 10-14 Juni 2025 melalui wawancara tatap muka. Toleransi kesalahan survei (margin of error) sekitar 4,9% dan tingkat kepercayaan 95%, dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
(Baca: Litbang Kompas: 65% Warga Jakarta Puas dengan Kinerja Pramono Anung)