Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Tulang Bawang Turun 0,13% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 25/07/2026 08:36 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung sebesar 10,08% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,13% dari tahun sebelumnya sebesar 10,21%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,09%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Tulang Bawang lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Tulang Bawang yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 10,08% dari total penduduk.

Dibanding 14 kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung, PoU di Kabupaten Tulang Bawang ada di urutan ke-6. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Metro (8,96%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Pringsewu (11,58%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Lampung pada 2025.

  1. Kota Metro: 8,96%
  2. Kota Bandar Lampung: 9,22%
  3. Kabupaten Lampung Selatan: 9,28%
  4. Kabupaten Way Kanan: 9,46%
  5. Kabupaten Pesisir Barat: 9,64%
  6. Kabupaten Tulang Bawang: 10,08%
  7. Kabupaten Pesawaran: 10,23%
  8. Kabupaten Lampung Barat: 10,29%
  9. Kabupaten Lampung Utara: 10,56%
  10. Kabupaten Lampung Tengah: 10,96%

(Baca: Jumlah Penduduk RI yang Bekerja Meningkat pada Agustus 2025)

Data Pasar

Macro update by
25 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.979 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...