Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Temanggung Turun 0,49% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 02/09/2026 10:55 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah sebesar 11,23% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,49% dari tahun sebelumnya sebesar 11,72%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 4,93%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Temanggung lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Temanggung yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 11,23% dari total penduduk.

Dibanding 34 kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Tengah, PoU di Kabupaten Temanggung ada di urutan ke-30. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Semarang (4,06%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Blora (13,9%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah pada 2025.

  1. Kota Semarang: 4,06%
  2. Kota Salatiga: 4,67%
  3. Kabupaten Pekalongan: 5,47%
  4. Kota Tegal: 5,6%
  5. Kabupaten Kudus: 5,73%
  6. Kota Surakarta: 5,8%
  7. Kabupaten Batang: 5,93%
  8. Kabupaten Karanganyar: 6,09%
  9. Kota Pekalongan: 6,67%
  10. Kabupaten Pemalang: 6,77%

(Baca: Populasi Orang Super-Kaya di 6 Negara Asia Tenggara pada 2026)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
02 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.768 +0.22
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...