Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Bangka Kepulauan Bangka Belitung semester tahun 2025. Persentase penduduk miskin saat ini tercatat 4,71 persen, naik 11,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 16.580 jiwa, bertambah 1.820 jiwa dari tahun lalu, sementara total penduduk wilayah ini tumbuh 4,28 persen menjadi 352.225 jiwa.
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan di wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi 11,78 persen pada tahun 2006, dan nilai terendah 4,24 persen pada tahun 2024 sebelum terjadi kenaikan pada 2025. Pertumbuhan kemiskinan tertinggi tercatat 15,55 persen pada 2005, sedangkan penurunan terbesar mencapai 31,37 persen pada tahun 2011.
(Baca: 8,05% Penduduk di Kabupaten Pekalongan Masuk Kategori Miskin)
Secara nasional, peringkat persentase kemiskinan Kabupaten Bangka saat ini berada di urutan 440 dari 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dalam 3 tahun terakhir, rata-rata persentase kemiskinan wilayah ini adalah 4,42 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir tercatat 4,47 persen. Kenaikan pada 2025 menjadikan angka tahun ini lebih tinggi dari kedua rata-rata tersebut.
Kabupaten Belitung Timur
Berada di peringkat 342 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 6,69 persen dengan pertumbuhan 5,19 persen tahun ini. Jumlah penduduk miskin mencapai 9.040 jiwa, dari total penduduk 135.095 jiwa. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 925,73 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita masyarakat mencapai 89,14 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,92 persen.
Kabupaten Belitung
Peringkat 352 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 6,44 persen dengan pertumbuhan 5,40 persen pada tahun berjalan. Terdapat 12.760 jiwa penduduk miskin dari total 198.149 jiwa penduduk yang tinggal di wilayah ini. Garis kemiskinan sebesar 937,76 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 78,75 juta rupiah per tahun tumbuh 6,72 persen.
Kota Pangkal Pinang
(Baca: Inflasi Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya di Kabupaten Banyuwangi Juli 2026 -2,9%)
Berada di urutan 449 nasional, persentase kemiskinan di kota ini tercatat 4,50 persen dengan pertumbuhan 11,39 persen tahun ini. Jumlah penduduk miskin mencapai 9.990 jiwa dari total penduduk 222.058 jiwa. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 956,99 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat 87,21 juta rupiah per tahun tumbuh 6,10 persen.
Kabupaten Bangka Barat
Memiliki peringkat 504 secara nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 2,92 persen dengan pertumbuhan 12,74 persen tahun ini. Terdapat 6.510 jiwa penduduk miskin dari total 222.788 jiwa penduduk. Garis kemiskinan sebesar 731,20 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 97,86 juta rupiah per tahun tumbuh 7,28 persen.
Kabupaten Bangka Selatan
Berada di peringkat 471 nasional, persentase kemiskinan tercatat 4,17 persen dengan pertumbuhan 11,50 persen pada tahun berjalan. Jumlah penduduk miskin mencapai 9.130 jiwa dari total penduduk 219.070 jiwa. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 707,84 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 61,99 juta rupiah per tahun tumbuh 7,46 persen.
Kabupaten Bangka Tengah
Peringkat 341 secara nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 6,70 persen dengan pertumbuhan 12,79 persen tahun ini. Terdapat 13.710 jiwa penduduk miskin dari total 204.707 jiwa penduduk yang tinggal di wilayah ini. Garis kemiskinan sebesar 865,46 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 60,59 juta rupiah per tahun tumbuh 8,04 persen.