Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Waropen Turun 2,73% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 05/05/2026 13:26 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Waropen Provinsi Papua (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Waropen, Papua sebesar 33,62% pada 2025.

Angka tersebut turun 2,73% dari tahun sebelumnya sebesar 36,35%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 16,25%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Waropen lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Waropen yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 33,62% dari total penduduk.

Dibanding 8 kabupaten/kota lain di Provinsi Papua, PoU di Kabupaten Waropen ada di urutan ke-4. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Jayapura (12,49%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Mamberamo Raya (59,17%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Papua pada 2025.

  1. Kota Jayapura: 12,49%
  2. Kabupaten Jayapura: 23,38%
  3. Kabupaten Kepulauan Yapen: 30,31%
  4. Kabupaten Waropen: 33,62%
  5. Kabupaten Supiori: 34,01%
  6. Kabupaten Biak Numfor: 34,26%
  7. Kabupaten Sarmi: 35,73%
  8. Kabupaten Keerom: 39,89%
  9. Kabupaten Mamberamo Raya: 59,17%

(Baca: Data Pembangunan TIK Nasional 2023: Jakarta Teratas, Papua Terbawah)

Data Stories Terkini

Data Populer

Loading...