Gunung Ibu Kembali Erupsi Sore Ini (Sabtu, 7 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.57 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 27 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak (1.725 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 53 detik.
(Baca: Update Jumlah Fasilitas Rusak karena Banjir dan Longsor Sumatra (11 Desember 2025))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 7 Maret 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 99 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 37-80 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 10 milimeter dan lama gempa 34-36 detik serta 14 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 20-110 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 877 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (446 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 374 kali.
(Baca: Sebaran Titik Banjir Jakarta (23 Januari 2026 Pukul 07.00 WIB))