Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester 2025 untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Persentase penduduk miskin saat ini tercatat 5,32 persen, turun sebesar 9,37 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 4.040 jiwa, turun sebanyak 370 jiwa dari periode tahun lalu.
(Baca: Statistik Luas Tanaman Kelapa Periode 2013-2024)
Selama periode 2010 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi 7,81 persen pada tahun 2010. Nilai terendah persentase kemiskinan tercatat pada tahun 2025 ini. Selama 15 tahun pengamatan, pertumbuhan angka kemiskinan terbesar turun sebesar 11,27 persen pada tahun 2011, sedangkan pertumbuhan terbesar naik terjadi sebesar 11,61 persen pada tahun 2013.
Ranking nasional wilayah ini berada di urutan 411 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Pada 5 tahun terakhir, ranking nasional wilayah ini bergerak antara urutan 405 sampai 423. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir sebesar 5,66 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 5,79 persen.
Kota Bitung
Berada di urutan 396 secara nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 5,81 persen dengan penurunan sebesar 7,34 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 13.570 jiwa, garis kemiskinan sebesar 557,56 ribu rupiah per kapita per bulan, serta pendapatan per kapita masyarakat mencapai 115,42 juta rupiah per tahun. Pertumbuhan jumlah penduduk wilayah ini tercatat naik 8,20 persen, menjadi salah satu pertumbuhan penduduk tertinggi di kelompok wilayah perbandingan.
Kota Kotamobagu
Urutan 422 secara nasional untuk angka kemiskinan, mencatatkan nilai 5,14 persen dengan kenaikan sedikit sebesar 0,39 persen pada tahun terakhir. Terdapat 7.180 jiwa penduduk miskin di wilayah ini, dengan garis kemiskinan sebesar 495,42 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat berada di angka 43,30 juta rupiah per tahun, menjadi nilai terendah dibandingkan seluruh wilayah dalam kelompok perbandingan ini.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kalimantan Tengah 2025: Kenaikan Jadi Rp1,6 Juta per Bulan)
Kota Manado
Berada di urutan 426 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 4,99 persen dengan penurunan sebesar 8,10 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 21.730 jiwa, garis kemiskinan sebesar 592,67 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 124,43 juta rupiah per tahun, menjadi nilai tertinggi di seluruh wilayah Sulawesi Utara yang masuk dalam kelompok perbandingan data ini.
Kabupaten Minahasa Utara
Urutan 379 secara nasional untuk persentase kemiskinan, mencatatkan angka 6,05 persen dengan penurunan sebesar 12,95 persen pada tahun terakhir. Nilai ini menjadi penurunan persentase kemiskinan terbesar di antara seluruh wilayah perbandingan. Garis kemiskinan wilayah ini tercatat 453,32 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 94,92 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Minahasa
Berada di urutan 390 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 5,88 persen dengan penurunan sebesar 9,95 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 20.630 jiwa, garis kemiskinan sebesar 385,93 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini tercatat 73,72 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan jumlah penduduk naik 6,01 persen pada periode terakhir.
Kota Tomohon
Urutan 433 secara nasional untuk angka kemiskinan, mencatatkan nilai 4,86 persen dengan penurunan sebesar 9,67 persen pada tahun terakhir. Terdapat 5.550 jiwa penduduk miskin di wilayah ini, garis kemiskinan sebesar 573,17 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 60,93 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan jumlah penduduk naik 9,82 persen pada periode pengamatan terakhir.