Waspada! Dini Hari Ini Gunung Marapi Kembali Erupsi (Minggu, 8 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada Minggu (8/2/2026) pukul 04.32 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Marapi sudah erupsi 4 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 6,4 milimeter dan durasi 22 detik.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak Ringan karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Marapi di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 8 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 0,7-3,6 milimeter dan lama gempa 23-35 detik.
Kemudian, 1 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 1,6 milimeter dan lama gempa 106 detik serta 2 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 1-4,7 milimeter dan lama gempa 8-15,4 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 511 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (267 kali letusan) sedangkan Gunung Marapi erupsi 14 kali.
(Baca: Jumlah Korban Bencana Alam di Indonesia hingga 8 Juli 2025)