Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan periode semester 2025 sebesar 3,13 persen. Angka ini turun 0,28 persen dari tahun sebelumnya, dengan jumlah penduduk miskin tercatat 13.810 jiwa atau berkurang 870 jiwa dibandingkan 2024.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kota Pariaman Rp.73,25 Juta Data per 2025)
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi pada tahun 2006 sebesar 10,21 persen. Sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2024 sebesar 17,23 persen, sementara kenaikan terbesar terjadi tahun 2005 sebesar 26,88 persen.
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Tanah Bumbu secara nasional berada di urutan 499 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Posisi ini terus bergeser membaik selama 10 tahun terakhir, dimana pada tahun 2015 wilayah ini masih berada di peringkat 447 secara nasional.
Dibandingkan kabupaten tetangga di Kalimantan Selatan, persentase kemiskinan Tanah Bumbu berada di tengah wilayah dengan nilai serupa. Enam kabupaten/kota sekitar memiliki rentang persentase kemiskinan antara 2,91 persen sampai 4,39 persen pada periode yang sama.
Kota Banjar Baru
Wilayah ini menempati peringkat 491 secara nasional untuk persentase kemiskinan dengan nilai 3,44 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 10.270 jiwa dengan penurunan sebesar 9,23 persen tahun lalu. Garis kemiskinan berada di angka 814,29 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 55,62 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Barito Kuala
Persentase kemiskinan berada pada angka 4,31 persen dengan peringkat nasional 464. Tercatat 13.970 jiwa penduduk hidup dibawah garis kemiskinan, hanya mengalami penurunan sedikit 0,5 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan wilayah ini adalah 459,55 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 36,35 juta rupiah per tahun.
(Baca: Pengeluaran Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya di Kota Cirebon Bulan Juni Naik 0,03%)
Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Peringkat nasional persentase kemiskinan berada di urutan 500 dengan nilai 3,12 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 7.550 jiwa dan mengalami penurunan 7,69 persen pada tahun terakhir. Garis kemiskinan wilayah ini tercatat 598,55 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 43,97 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Kota Baru
Wilayah ini memiliki persentase kemiskinan 4,39 persen dan menempati peringkat 458 secara nasional. Terdapat 15.890 jiwa penduduk miskin dengan penurunan sedikit sebesar 0,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Garis kemiskinan mencapai 603,60 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 115,05 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Tanah Laut
Persentase kemiskinan tercatat 3 persen dengan peringkat nasional urutan 503. Jumlah penduduk miskin sebanyak 10.830 jiwa dan mengalami penurunan paling besar antar wilayah sekitar yaitu 19,79 persen pada tahun terakhir. Garis kemiskinan wilayah ini 679,19 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 61,73 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Tapin
Menempati peringkat 505 secara nasional dengan persentase kemiskinan 2,91 persen, menjadi yang terendah diantara seluruh wilayah perbandingan. Jumlah penduduk miskin tercatat 5.770 jiwa dengan penurunan 11,91 persen tahun lalu. Garis kemiskinan adalah 562,50 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 76,20 juta rupiah per tahun.