KLHK: Jumlah Titik Panas di Indonesia Capai 1.774 Dalam 24 Jam Terakhir (Senin, 20 Juli 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 20/07/2026 11:34 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 1.774 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 180 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Senin (20/7/2026) pukul 11.34 WIB. Dari 1.774 titik panas terdeteksi, 78 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 1656 titik skala sedang, dan 40 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Survei Kurious: Banyak Orang Merasa Kualitas Udara Indonesia Buruk)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 471 titik. Kalimantan Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 193 titik. Sumatera Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 129 titik panas.

Sebanyak 111 titik panas terdeteksi di Kalimantan Selatan, Maluku menyusul dengan 94 titik panas, serta Kepulauan Bangka Belitung dan Aceh masing-masing memiliki 85 dan 82 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Jakarta dan Medan Kota Berpolusi Terburuk Dunia, Ini Tren Kualitas Udaranya)

Data Pasar

Macro update by
20 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 +0.08
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...