Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Lebong Naik 2,44% Setahun Terakhir
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Lebong, Bengkulu sebesar 12,38% pada 2024.
Angka tersebut naik 2,44% dari tahun sebelumnya sebesar 9,94%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 3,01%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,27% pada 2024. Berarti, PoU di Kabupaten Lebong lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Lebong yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 12,38% dari total penduduk.
Dibandingkan dengan 9 kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu, PoU di Kabupaten Lebong ada di urutan ke-8. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Mukomuko (5,56%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepahiang (13,7%).
Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bengkulu pada 2024.
- Kabupaten Mukomuko: 5,56%
- Kota Bengkulu: 6,43%
- Kabupaten Bengkulu Selatan: 9,42%
- Kabupaten Bengkulu Tengah: 9,48%
- Kabupaten Bengkulu Utara: 9,7%
- Kabupaten Seluma: 11,05%
- Kabupaten Kaur: 12,36%
- Kabupaten Lebong: 12,38%
- Kabupaten Rejang Lebong: 12,54%
- Kabupaten Kepahiang: 13,7%
(Baca: Indonesia Negara ke-7 dengan Populasi Terbanyak yang Tak Terhubung Internet )
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.653 | +0.31 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |