Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Semarang Turun 0,09% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 07/09/2026 11:20 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Semarang, Jawa Tengah mencapai 4,06% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,09% dari tahun sebelumnya sebesar 4,15%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,63%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Semarang lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Semarang yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 4,06% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 34 kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Tengah, PoU di Kota Semarang ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Blora (13,9%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah pada 2025.

  1. Kota Semarang: 4,06%
  2. Kota Salatiga: 4,67%
  3. Kabupaten Pekalongan: 5,47%
  4. Kota Tegal: 5,6%
  5. Kabupaten Kudus: 5,73%
  6. Kota Surakarta: 5,8%
  7. Kabupaten Batang: 5,93%
  8. Kabupaten Karanganyar: 6,09%
  9. Kota Pekalongan: 6,67%
  10. Kabupaten Pemalang: 6,77%

(Baca: Nilai Impor Komoditas Tanaman Pangan RI Meningkat pada Kuartal I 2026)

Data Pasar

Macro update by
07 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.655 +0.27
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...