Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah di tanah air.
(Baca: Statistik Pengeluaran untuk Internet dan Warnet Kelompok Miskin Periode 2013-2025)
Urutan pertama adalah Papua, wilayah ini mencatatkan hingga Rp54,12 ribu. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp5.478,52 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Papua barat berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah di provinsi ini tumbuh 12,76%. Periode yang sama tahun sebelumnya pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah di provinsi ini tercatat Rp46,55 ribu .
Selanjutnya, pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah di Kalimantan Timur naik 8,44% menjadi Rp51,76 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah di Kep. Bangka Belitung naik 6,83% menjadi Rp49,23 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah di Maluku naik 16,7% menjadi Rp46,14 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Statistik Pengeluaran untuk Pulsa HP Kelompok Rentan Miskin Periode 2013-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan pengeluaran untuk internet dan warnet kelompok menuju kelas menengah dengan jumlah tertinggi:
- Papua Rp54,12 ribu
- Papua Barat Rp52,49 ribu
- Kalimantan Timur Rp51,76 ribu
- Kep. Bangka Belitung Rp49,23 ribu
- Maluku Rp46,14 ribu
- Kep. Riau Rp44,42 ribu
- Kalimantan Tengah Rp44,3 ribu
- Bali Rp43,88 ribu
- Kalimantan Selatan Rp43,74 ribu
- Bengkulu Rp42,98 ribu