Harga Karet Tsr20 - Rubber Tsr20 Futures Naik Menuju Level US$261,5 /100 Kg (Selasa, 13 Oktober 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga karet tsr20 - rubber tsr20 futures untuk transaksi Selasa, 13 Oktober 2026 naik. Perdagangan harga karet tsr20 - rubber tsr20 futures hari ini tercatat US$261,5 per 100 kg. Angka ini lebih tinggi dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang berada di angka US$259,5 per 100 kg. Kondisi saat ini serupa dengan pergerakan harga karet tsr20 - rubber tsr20 futures dalam satu hari terakhir yang sedang dalam tren naik.
Seminggu terakhir, pergerakan harga karet tsr20 - rubber tsr20 futures tumbuh 3,61% dengan rata-rata harga transaksi harian adalah US$259.79 per 100 kg. Sedangkan dibanding posisi 30 hari yang lalu, pergerakan harga karet tsr20 - rubber tsr20 futures telah tumbuh 14,59%. Bahkan dari harga tertingginya tahun ini di US$265,4 per 100 kg, harga karet tsr20 - rubber tsr20 futures telah turun 1,47%.
Secara tahunan, rata-rata perdagangan harga karet tsr20 - rubber tsr20 futures dalam lima tahun terakhir dalam tren naik. Sementara itu, untuk pantauan harga secara bulanan, transaksi dalam 12 bulan terakhir cenderung naik. Tertinggi, harga rata-rata bulanan komoditas karet tsr20 - rubber tsr20 futures pernah tercatat yakni pada Oktober 2026 diharga US$261.96 per 100 kg.
Faktor yang Memengaruhi Harga Karet
Harga karet alam dipengaruhi permintaan industri ban dan otomotif, cuaca di negara produsen utama Asia Tenggara (Thailand, Indonesia, Malaysia), serta harga minyak mentah yang menentukan daya saing karet sintetis.
Apa Itu Karet dan Kenapa Harganya Dipantau?
Karet alam adalah komoditas perkebunan yang menjadi bahan baku utama ban dan produk industri. Indonesia termasuk produsen dan eksportir karet alam terbesar dunia.
Kenapa Harga Karet Hari Ini Bisa Naik atau Turun?
(Baca: Harga Gas Alam Dunia Naik Menuju Level US$3,17 /Mmbtu (Selasa, 13 Oktober 2026))
Harga karet harian dipengaruhi permintaan otomotif Tiongkok, cuaca di wilayah produsen, harga minyak mentah, dan nilai tukar. Dalam 30 hari terakhir, tren harga karet cenderung naik (kenaikan).
Pangsa ekspor karet Indonesia merosot tajam dari 37% pasar global tahun 1927 menjadi hanya 2,4% saat ini. seperti diberitakan Katadata "perekonomian yang berbasis komoditas tanpa sentuhan teknologi, tanpa diolah menjadi produk hilir yang bernilai tambah tinggi, tidak akan sustain".
Penutupan Stasiun Karet mengalihkan seluruh penumpang Commuter Line ke Stasiun BNI City. seperti diberitakan Katadata "angka penumpang turun di Stasiun BNI City naik 326% dibandingkan sebelum pengalihan". Lonjakan ini menjadi catatan awal hari transisi operasional.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.872 | -0.11 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Agu) | 3,53 | -6.37 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Agu) | 23,06 | -11.63 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |