Harga Gas Alam Dunia Naik Menuju Level US$2,91 /Mmbtu (Jumat, 18 September 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Yahoo finance mencatat harga gas alam dunia pada hari ini naik 0,38% menuju level US$ 2,91 per mmbtu. Kenaikan harga ini termasuk yang cukup tinggi dibandingkan rata-rata pergerakan harga dalam sepekan terakhir.
Sepanjang minggu ini, harga gas alam dunia mengalami lonjakan tertinggi pada Senin, 14 September 2026 sebesar 2,3%. Sedangkan, perdagangan terhitung sejak awal tahun terus mengalami penurunan dengan pertumbuhan tahun berjalan (year to date) turun 19.51%.
Kondisi saat ini menggenapi pergerakan harga gas alam dunia dalam dua hari terakhir yang sedang dalam tren naik.
Seminggu terakhir, pergerakan harga gas alam dunia tumbuh 3,19% dengan rata-rata harga transaksi harian adalah US$2,88 per mmbtu. Alhasil sepanjang 2026, harga gas alam dunia telah menyusut -19.51% dari posisi awal tahun yang berada di level US$3,62 per mmbtu. Bahkan dari harga tertingginya tahun ini di US$7,46 per mmbtu, harga gas alam dunia telah turun 60.97%.
Secara tahunan, rata-rata perdagangan harga gas alam dunia dalam lima tahun terakhir dalam tren turun. Sementara itu, untuk pantauan harga secara bulanan, transaksi dalam 12 bulan terakhir cenderung turun. Tertinggi, harga rata-rata bulanan komoditas gas alam dunia pernah tercatat yakni pada November 2025 diharga US$4,48 per mmbtu.
Faktor yang Memengaruhi Harga Gas Alam
Harga gas alam sangat sensitif terhadap cuaca (kebutuhan pemanas saat musim dingin dan pendingin saat musim panas), tingkat stok, kapasitas ekspor gas alam cair (LNG), serta ketegangan geopolitik yang mengganggu jalur pasokan.
Apa Itu Gas Alam dan Kenapa Harganya Dipantau?
(Baca: PDRB Harga Berlaku Net Ekspor di Papua Barat | 2026)
Gas alam adalah komoditas energi yang dipakai untuk pembangkit listrik, pemanas, dan industri. Harganya diperdagangkan di bursa global dan dikenal fluktuatif karena kuatnya faktor musiman.
Kenapa Harga Gas Alam Hari Ini Bisa Naik atau Turun?
Harga gas alam harian umumnya digerakkan oleh prakiraan cuaca, data stok mingguan, permintaan LNG global, dan situasi geopolitik. Dalam 30 hari terakhir, tren harga gas alam cenderung naik (kenaikan).
Lonjakan kebutuhan listrik untuk ekspansi AI mendorong perubahan strategi energi perusahaan teknologi besar. seperti diberitakan Katadata "Meta kini membuka peluang lebih besar untuk menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar gas alam" demi memenuhi kebutuhan pusat data mereka.
Penyaluran gas alam kompresi PGN menjangkau industri hingga program sosial pemerintah. seperti diberitakan Katadata "telah menyalurkan compressed natural gas (CNG) ke 600 pelanggan" per September 2025 dengan total volume 10,85 BBTUD.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.749 | -0.09 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |