PDB

PDB Menurut Daya Beli di Pakistan 2024

1
Agus Dwi Darmawan 17/08/2026 16:47 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Pakistan 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Pakistan yang menunjukkan pada tahun 2024 nilai indikator ini mencapai 66,57 unit. Angka ini merupakan kenaikan sebesar 19,85 persen dibandingkan posisi tahun 2023 yang tercatat 55,54 unit. Kenaikan tahun 2024 ini menjadi pertumbuhan tertinggi kedua dalam kurun 10 tahun terakhir, hanya berada di bawah lonjakan 21,83 persen yang terjadi pada tahun 2023.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Pakistan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tenggara 2025)

Dalam kurun tiga tahun terakhir yaitu 2022 hingga 2024, rata-rata pertumbuhan PDB PPP Pakistan mencapai 15,54 persen per tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir 2020-2024 yang hanya tercatat 12,28 persen. Hal ini menunjukkan akselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis daya beli masyarakat semakin menguat dalam tiga tahun terakhir, tanpa adanya periode kontraksi sama sekali pada rentang waktu tersebut.

Sepanjang 10 tahun terakhir data tercatat, pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2017 dengan peningkatan hanya 2,03 persen. Tidak ditemukan anomali penurunan nilai absolut PDB PPP sepanjang periode pengamatan, seluruh tahun mencatat kenaikan nilai meskipun dengan laju yang bervariasi. Sebutan fluktuatif pada data ini berarti laju pertumbuhan bisa melonjak dua kali lipat dalam satu tahun, atau justru melambat hingga seperempat dari laju tahun sebelumnya tanpa pola berulang tetap.

Ranking PDB PPP Pakistan di wilayah Asia tetap berada di posisi ke-8 sepanjang 10 tahun terakhir, tidak mengalami perubahan kenaikan maupun penurunan posisi sejak tahun 2015. Meskipun terjadi pertumbuhan nilai yang signifikan dua tahun terakhir, seluruh negara pada peringkat di atas Pakistan juga mencatat pertumbuhan paralel sehingga tidak terjadi pergeseran posisi peringkat regional.

Jika dibandingkan dengan 5 negara teratas peringkat regional Asia, posisi Pakistan masih sangat jauh tertinggal. Lima negara teratas yaitu Uzbekistan, Mongolia, Kazakhstan, Armenia dan Korea Selatan masing-masing memiliki nilai PDB PPP lebih tinggi antara 2 sampai 50 kali lipat dari nilai yang dimiliki Pakistan pada tahun 2024. Hanya Nepal yang masih berada satu peringkat di bawah Pakistan dengan selisih nilai yang sangat tipis.

(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Aceh Besar untuk Membeli Lainnya Rp40 per Kapita per Minggu)

International Monetary Fund (IMF) juga merilis proyeksi PDB PPP Pakistan sampai tahun 2030. Berdasarkan proyeksi tersebut, setelah lonjakan tinggi pada 2023 dan 2024, laju pertumbuhan akan mengalami penurunan drastis menjadi hanya 3,73 persen pada tahun 2025. Penurunan laju pertumbuhan ini tidak berarti kontraksi ekonomi, yaitu tidak terjadi penurunan nilai absolut PDB PPP, namun hanya perlambatan kecepatan peningkatan nilai indikator tersebut.

Selanjutnya laju pertumbuhan diproyeksikan kembali naik secara bertahap berada di kisaran 4 hingga 6 persen sampai tahun 2030. Secara keseluruhan kondisi ekonomi berdasarkan indikator ini akan terus mengalami perbaikan nilai absolut, meskipun tidak akan kembali mencapai laju pertumbuhan tinggi seperti yang terjadi pada tahun 2023 dan 2024.

Data Pasar

Macro update by
17 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 -0.04
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...