Kemendikbud merilis data skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025, khususnya untuk 10 siswa terbawah yang berhasil masuk SMAN 5 Kota Depok. Kolom nilai ujian terstandar menunjukkan nilai minimal yang dicapai oleh siswa ini, dengan rentang nilai 190 hingga 210. Nilai terstandar rendah ini didukung oleh nilai rapor rata-rata yang tinggi selama di sekolah asal, sebaliknya jika nilai terstandar tinggi bisa tergerus oleh rapor yang rendah. Dari 10 siswa ini, rata-rata nilai ujian terstandar adalah 200, dengan nilai terendah di posisi TOP 10 adalah 190 yang dimiliki oleh dua siswa.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA NEGERI 15 DEPOK 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 5 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa-siswa ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport, namun berada di urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir keseluruhan. Tes terstandar tahun ini terdiri dari 30 soal dengan bobot 10 poin per soal, sehingga skor maksimal adalah 300 poin.
Nadila Anatasya
Nadila adalah siswa berprestasi dari SMP Negeri 14 Depok yang berhasil masuk SMAN 5 Kota Depok dengan urutan nilai ke-56. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan nilai 210, yang berarti tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 9 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,5 km.
- Skor nilai raport: 453.091 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 331.55 poin
Asyraful Anam Arvin Andriyanka
Asyraful berasal dari SMP IT Al Hikmah dan menempati urutan nilai ke-57 pada seleksi masuk SMAN 5 Kota Depok. Dalam tes terstandar, ia meraih nilai 210, yang menunjukkan tidak dapat memberikan jawaban yang tepat sebanyak 9 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,6 km.
- Skor nilai raport: 450.5 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 330.25 poin
Nazla Aura Ramadhani
Nazla adalah alumni SMP Negeri 14 Depok yang berhasil masuk SMAN 5 Kota Depok dengan urutan nilai ke-58. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan nilai 200, yang berarti belum mampu menjawab dengan akurat sebanyak 10 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,7 km.
- Skor nilai raport: 458.545 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 329.27 poin
Azzizah Larasati Putri Pineda
Azzizah berasal dari SMP Negeri 14 Depok dan menempati urutan nilai ke-59 pada seleksi masuk SMAN 5 Kota Depok. Dalam tes terstandar, ia meraih nilai 200, yang menunjukkan tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 10 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,2 km.
- Skor nilai raport: 460.455 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 330.23 poin
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA9 DEPOK 2025)
Nushin Nadhira Haryanto
Nushin adalah siswa berprestasi dari Mtssyasmine yang berhasil masuk SMAN 5 Kota Depok dengan urutan nilai ke-60. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan nilai 200, yang berarti tidak dapat memberikan jawaban yang tepat sebanyak 10 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4,6 km.
- Skor nilai raport: 463.521 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 331.76 poin
Dinda Tryas Asyifa Kendesta
Dinda berasal dari SMP Negeri 14 Depok dan menempati urutan nilai ke-61 pada seleksi masuk SMAN 5 Kota Depok. Dalam tes terstandar, ia meraih nilai 200, yang menunjukkan belum mampu menjawab dengan akurat sebanyak 10 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 12,2 km.
- Skor nilai raport: 463.727 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 331.86 poin
Adriana Fani Az Zahra
Adriana adalah alumni SMP Negeri 10 Depok yang berhasil masuk SMAN 5 Kota Depok dengan urutan nilai ke-62. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan nilai 200, yang berarti tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 10 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,0 km.
- Skor nilai raport: 457.091 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 328.55 poin
Abyan Aushaf Adeoshi
Abyan berasal dari SMP Negeri 10 Depok dan menempati urutan nilai ke-63 pada seleksi masuk SMAN 5 Kota Depok. Dalam tes terstandar, ia meraih nilai 200, yang menunjukkan tidak dapat memberikan jawaban yang tepat sebanyak 10 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,6 km.
- Skor nilai raport: 458.909 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 329.45 poin
Muhammad Zidan Dwi Arzaqi
Zidan adalah siswa berprestasi dari SMP Islamiyah Sawangan yang berhasil masuk SMAN 5 Kota Depok dengan urutan nilai ke-64. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan nilai 190, yang berarti belum mampu menjawab dengan akurat sebanyak 11 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,7 km.
- Skor nilai raport: 473.455 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 331.73 poin
Ghoniyyu Yauma Suherman
Ghoniyyu berasal dari SMP Negeri 1 Depok dan menempati urutan nilai ke-65 pada seleksi masuk SMAN 5 Kota Depok. Dalam tes terstandar, ia meraih nilai 190, yang menunjukkan tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 11 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4,8 km.
- Skor nilai raport: 466.636 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 328.32 poin