- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan signifikan pada jumlah sekolah SMA di Provinsi Papua Barat Daya. Data historis menunjukkan, pada 2023 terdapat 72 unit sekolah SMA, lalu meningkat menjadi 81 unit pada 2024. Ini berarti ada penambahan 9 unit sekolah SMA dalam setahun. Peningkatan ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan akses pendidikan menengah atas di wilayah tersebut.
Data pendukung dari BPS memperlihatkan, dari 81 unit sekolah SMA di Papua Barat Daya pada 2024, 50 unit merupakan SMA negeri dan 31 unit adalah SMA swasta. Jumlah SMA negeri meningkat 16.3% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan SMA swasta meningkat 6.9%. SMA negeri mendominasi dengan persentase 61.7%, sedangkan SMA swasta 38.3% dari total sekolah SMA.
(Baca: 0,01% Penduduk di Kabupaten Merauke Beraliran Kepercayaan)
Jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Papua Barat Daya pada 2023 tercatat 29.250 jiwa. Dengan 81 unit sekolah SMA, rasio antara sekolah dan potensi siswa masih perlu ditingkatkan. Secara nasional, urutan Papua Barat Daya untuk jumlah sekolah SMA naik dari peringkat 32 ke 31, namun data urutan nasional untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di 2024 belum tersedia.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Sebulan Total di Perdesaan Periode 2013-2023)
Jumlah Guru SMA di Provinsi Papua Barat Daya pada 2024 adalah 1.453 orang, meningkat 6.7% dari 1.362 orang pada 2023. Untuk Kepala Sekolah dan Guru, data menunjukkan 1.101 orang berada di SMA negeri (naik 13.3%) dan 352 orang di SMA swasta (turun 9.7%). Kenaikan signifikan pada guru di SMA negeri mengindikasikan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah negeri.