Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Lebong Naik 2,44% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 21/10/2025 08:42 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Lebong, Bengkulu (2017-2024)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Lebong, Bengkulu sebesar 12,38% pada 2024.

Angka tersebut naik 2,44% dari tahun sebelumnya sebesar 9,94%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 3,01%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,27% pada 2024. Berarti, PoU di Kabupaten Lebong lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Lebong yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 12,38% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 9 kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu, PoU di Kabupaten Lebong ada di urutan ke-8. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Mukomuko (5,56%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepahiang (13,7%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bengkulu pada 2024.

  1. Kabupaten Mukomuko: 5,56%
  2. Kota Bengkulu: 6,43%
  3. Kabupaten Bengkulu Selatan: 9,42%
  4. Kabupaten Bengkulu Tengah: 9,48%
  5. Kabupaten Bengkulu Utara: 9,7%
  6. Kabupaten Seluma: 11,05%
  7. Kabupaten Kaur: 12,36%
  8. Kabupaten Lebong: 12,38%
  9. Kabupaten Rejang Lebong: 12,54%
  10. Kabupaten Kepahiang: 13,7%

(Baca: Indonesia Negara ke-7 dengan Populasi Terbanyak yang Tak Terhubung Internet )

Data Pasar

Macro update by
22 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.653 +0.31
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...