Inflasi Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kabupaten Majalengka Bulan Maret 6,8%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kabupaten Majalengka pada Maret mencapai 6,8%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat -8,92%. Di antara tujuh kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah menyumbang 6,8% inflasi daerah ini.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Merauke Naik 1,98%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kabupaten Majalengka berada di level 90,26 pada Maret 2025, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 84,51.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah telah turun 11% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, pengeluaran di Kabupaten Majalengka telah mengalami pertumbuhan -2,73% (year to date/ytd).
(Baca: Pengeluaran Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kota Banda Aceh Bulan Maret Naik 27,79%)
Inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per Maret 2025).
Berikut ini inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah yang di ukur BPS per Maret di Kabupaten Majalengka :
- Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah 6,8%
- Kelompok pemeliharaan, perbaikan dan keamanan 0,06%
- Kelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga 15,86%
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 8,45% dengan IHK sebesar 97,44 dan terendah terjadi di Kabupaten Gunung Kidul sebesar 6,13% dengan IHK sebesar 92,95. Sementara untuk Kabupaten Majalengka ini menempati urutan 130.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi pada Maret 2025:
- Kabupaten Bangka Barat 22,25%
- Kabupaten Belitung Timur 21,88%
- Kabupaten Ketapang 21,43%
- Tanjung Pandan 20,42%
- Kabupaten Kolaka 19,96%
- Kabupaten Gorontalo 19,22%
- Kabupaten Sorong 19,2%
- Kabupaten Aceh Tamiang 19,01%
- Kabupaten Mesuji 18,92%
- Kabupaten Karimun 18,53%