Harga Pangan Terkini Wilayah Indonesia: Harga Minyak, Gula dan Beras Naik
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga beberapa bahan pangan di Indonesia hari ini terpantau naik dibanding kemarin.
Melansir data panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Jumat (29/11/2024) pukul 14.11 WIB, dari 21 komoditas terdapat 14 komoditas naik dan 3 komoditas turun.
Komoditas yang naik harga yakni cabai rawit merah, daging ayam ras, gula konsumsi, bawang merah, dan beras premium.
(Baca: Harga Pangan Terbaru Wilayah Jawa Timur: Harga Beras, Gula dan Telur Naik)
Sementara, harga beberapa komoditas seperti tepung terigu kemasan (non-curah), telur ayam ras, dan garam halus beryodium menurun dibanding harga kemarin.
Komoditas bawang merah naik paling tinggi Rp160 (0,41%) menjadi Rp38.980 per kg. Adapun harga garam halus beryodium turun paling tajam Rp20 (0,17%) menjadi Rp11.540 per kg.
Berikut daftar lengkap harga 21 bahan pangan di Indonesia menurut Bapanas 29 November 2024 pukul 14.11 WIB.
- Daging Sapi Murni: Rp134.470 per kg (tetap)
- Bawang Putih Bonggol: Rp41.460 per kg (naik 0,29%)
- Bawang Merah: Rp38.980 per kg (naik 0,41%)
- Cabai Rawit Merah: Rp37.930 per kg (naik 0,08%)
- Ikan Kembung: Rp37.000 per kg (naik 0,08%)
- Daging Ayam Ras: Rp36.450 per kg (naik 0,14%)
- Ikan Bandeng: Rp33.440 per kg (tetap)
- Ikan Tongkol: Rp31.350 per kg (naik 0,35%)
- Cabai Merah Keriting: Rp29.430 per kg (naik 0,17%)
- Telur Ayam Ras: Rp28.270 per kg (turun 0,04%)
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp18.510 per liter (naik 0,11%)
- Gula Konsumsi: Rp17.950 per kg (naik 0,22%)
- Minyak Goreng Curah: Rp17.200 per liter (naik 0,23%)
- Beras Premium: Rp15.410 per kg (naik 0,2%)
- Beras Medium: Rp13.450 per kg (naik 0,07%)
- Tepung Terigu Kemasan (non-curah): Rp13.080 per kg (turun 0,15%)
- Beras SPHP: Rp12.510 per kg (tetap)
- Garam Halus Beryodium: Rp11.540 per kg (turun 0,17%)
- Kedelai Biji Kering (Impor): Rp10.490 per kg (naik 0,1%)
- Tepung Terigu (Curah): Rp10.140 per kg (naik 0,2%)
- Jagung Tingkat Peternak: Rp5.980 per kg (tetap)
(Baca: Harga Beras Premium di Sulawesi Utara Sebulan Terakhir Turun 0,68%)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |