Jumlah Perceraian akibat Masalah Ekonomi Kep. Bangka Belitung 452 Kasus Data per 2023

Demografi
1
Agus Dwi Darmawan 19/06/2024 10:02 WIB
Jumlah Perceraian akibat Masalah Ekonomi di Kep. Bangka Belitung Periode 2018-2023
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

(Baca: Harga Daging Ayam Ras Segar di Nusa Tenggara Timur Rp 56.800 Rupiah per Kg (Selasa, 18 Juni 2024))

Jumlah perceraian akibat masalah ekonomi di Kep. Bangka Belitung tercatat 452 kasus data per 2023. Angka ini bertambah dibanding 2022 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) yakni di angka 24,03%.

Secara historis, jumlah perceraian akibat masalah ekonomi tahun ini di Kep. Bangka Belitung merupakan pertumbuhan terendah. Sedangkan untuk pertumbuhan tertinggi pernah dicatatkan pada 2021 di angka 62,87%.

(Baca: 24,66% Penduduk Kabupaten Ketapang Masih Anak-Anak (Update 2023))

Dibandingkan dengan 34 provinsi lainnya, data terbaru yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Desember 2023 menempatkan provinsi Kep. Bangka Belitung di urutan 12 nasional.

Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah perceraian akibat masalah ekonomi dari urutan yang terbesar secara nasional pada 2023 yakni :

  • Indonesia 108,49 ribu kasus
  • Jawa Barat 37,38 ribu kasus
  • Jawa Timur 33,57 ribu kasus
  • Jawa Tengah 23,18 ribu kasus
  • Banten 3.327 kasus
  • Lampung 2.838 kasus
  • DKI Jakarta 2.452 kasus
  • Kalimantan Timur 766 kasus
  • DI Yogyakarta 583 kasus
  • Sumatera Selatan 574 kasus

Data Populer
Lihat Semua