10 Kabupaten/Kota dengan Konfirmasi Positif Tertinggi Nasional (Senin, 13 Maret 2023)

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Agus Dwi Darmawan 15/03/2023 07:27 WIB
Kabupaten/Kota Terpilih dengan Konfirmasi Positif Tertinggi
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, terdapat 102 kabupaten/kota dengan jumlah konfirmasi positif Covid-19 mingguan di atas rata-rata nasional yang saat ini tercatat 0,28 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu data per Senin, 13 Maret 2023.

(Baca: Jumlah Konfirmasi Positif Covid-19 Mingguan di Kota Surabaya Menjadi yang Terbanyak di Jawa Timur (Sabtu, 11 Maret 2023))

Konfirmasi positif lima kabupaten/kota teratas dengan angka lebih dari 6,85 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, yaitu kota Jakarta Pusat, kota Jakarta Selatan, kota Jakarta Barat, kota Jakarta Utara dan kota Jakarta Timur dengan masing-masing nilai 10,5 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 9,68 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 8,45 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 6,98 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu dan 6,85 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.

Rekapitulasi data Covid nasional dari Kementerian Kesehatan memperlihatkan, konfirmasi positif sebagian besar kabupaten/kota di luar pulau Jawa terjadi peningkatan. Kondisi konfirmasi positif harian dengan angka lebih tinggi dari sebelumnya tercatat di 12 kabupaten/kota dan delapan kabupaten/kota mencatatkan konfirmasi positif lebih rendah.

(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Tracing Tertinggi Nasional (Sabtu, 11 Maret 2023))

Wilayah di luar Jawa dengan nilai konfirmasi positif tertinggi beberapa di antaranya adalah Mamberamo Raya, Tana Tidung dan Boven Digoel dengan masing-masing konfirmasi positif yakni 3,9 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 3,1 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu dan 2,77 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.

Meski penularan Covid-19 di sebagian wilayah telah turun, pemerintah mengimbau agar semua orang ikut mengurangi transmisi Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Tak berkerumun dan mengurangi mobilitas turut berkontribusi menekan laju penularan virus corona.

Data Populer
Lihat Semua