Pendapatan dari Penjualan Obat Kanker di Dunia Diprediksi Tembus US$ 282,9 Miliar pada 2025

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Monavia Ayu Rizaty 31/01/2022 17:00 WIB
Pendapatan dari Penjualan Obat Kanker di Seluruh Dunia (2019, 2022, 2025)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Pendapatan dari penjualan obat kanker di seluruh dunia sebesar US$ 143,9 miliar pada 2019. Menurut Statista Health Market Outlook, jumlah ini diprediksi meningkat hingga US$ 196,7 miliar pada 2022 dan mencapai US$ 282,9 miliar pada 2025.

Sementara, pangsa pasar obat kanker di sektor farmasi sebesar 15,7% pada 2019. Kemudian, pada 2022 diperkirakan sebesar 18% dan meningkat kembali hingga hampir 22% pada 2025.

Statista juga melaporkan bahwa obat kanker merupakan segmen terbesar dari pasar obat-obatan global. Segmen terbesar kedua yakni vaksin yang mencatat peningkatan penjualan hingga lebih dari 142% pada 2021 karena pandemi Covid-19.

Setelah obat kanker dan vaksin, obat diabetes, anti rematik, dan imunosupresan (obat untuk menurunkan sistem kekebalan tubuh) adalah segmen obat terbesar berikutnya di bidang farmasi.

Secara global, pasar obat-obatan menunjukkan pertumbuhan yang stabil karena didorong oleh inovasi serta meningkatnya permintaan akan layanan kesehatan, terutama di negara-negara berkembang.

(Baca Selengkapnya: Ini Jenis Kanker yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.