Emisi Biodiesel Lebih Rendah dari Solar

Emisi Karbon Monoksida (CO) Pada Solar dan Biodiesel

Sumber : The International Council on Clean Transportation (ICCT),

Disalin..

Penulis: Arofatin Maulina Ulfa

Editor: Jeany Hartriani

31/3/2021, 16.28 WIB

Kajian The International Council on Clean Transportation (ICCT) menyebutkan, solar masih menjadi sumber bahan bakar yang memiliki emisi karbon monoksida (CO) tertinggi dibandingkan biodiesel. Penghitungan ini didasarkan pada kalkulasi hasil regresi dari studi kualitas udara di Indonesia.

Solar mencatatkan emisi sebesar 0,88 gram/km. Adapun blending biodiesel memiliki varian emisi yang beragam di setiap pencampurannya. Pada B20, CO yang dihasilkan sebesar 0,83 g/km. Sementara semakin tinggi tingkat blendingnya, semakin rendah emisi CO yang dikeluarkan. Sedangkan pada B30 dan B50 masing-masing emisi yang dihasilkan sebesar 0,82 g/km dan 0,77 g/km.

Advertisement

Namun, pada biodiesel, emisi kendaraan bukan satu-satunya faktor yang memperburuk pencemaran lingkungan. Faktor lain adalah jejak emisi dalam rantai pasok biodiesel yang menyebabkan emisi yang dihasilkan jauh lebih besar dan kompleks.

TOPIK

Energi

data terkait