Pengeluaran per Kapita Masyarakat Menurun Terimbas Pandemi Covid-19

1
Yosepha Pusparisa 18/12/2020 16:48 WIB
Image Loader
Memuat...
Pengeluaran Per Kapita yang Disesuaikan (PPP)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Pengeluaran per kapita (PPP) masyarakat Indonesia menurun 2,5% dibanding 2019. Tahun lalu, masyarakat mampu mengeluarkan hingga Rp 11,3 juta per tahun. Tetapi kini masyarakat hanya dapat merogoh kocek Rp 11 juta dalam setahun.

Penyusutan PPP ini imbas pandemi Covid-19 yang menimbulkan krisis ekonomi. Sehingga banyak orang memutuskan untuk mengencangkan ikat pinggangnya.

PPP yang menurun mengakibatkan pelemahan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Akibatnya, IPM Indonesia hanya terkerek 0,03% menjadi 71,94 poin.

(Baca: Konsumsi Kalori Masyarakat Pengeluaran Terendah Jauh di Bawah Standar Kecukupan Gizi)

Data Pasar

Macro update by
26 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.942 +0.24
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...