Tingkat Daur Ulang Minyak Jelantah Masih Rendah

Alasan Tidak Mengolah Minyak Jelantah

Sumber : Katadata Insight Center (KIC), Oktober 2020

Disalin..

Penulis: Alfons Yoshio

Editor: Padjar Iswara

15/12/2020, 09.29 WIB

Kebanyakan rumah tangga masih membuang begitu saja minyak goreng bekas atau jelantah. Berdasarkan survei yang dilakukan Katadata Insight Center (KIC) pada Agustus-September 2020 lalu terhadap 140 rumah tangga di Indonesia, sekitar 64 persen responden langsung membuang minyak goreng bekas yang sudah digunakan.

Ketidaktahuan mengenai manfaat ataupun tempat penyaluran minyak goreng bekas menjadi masalah utama. Sekitar 73 persen rumah tangga beralasan tidak tahu cara memanfaatkan minyak goreng bekas. Hampir 39 persen responden juga tidak tahu harus menjual jelantah ke mana. Adapun sebanyak 34 persen responden mengaku tidak mau repot sehingga membuang begitu saja.

Minyak jelantah memiliki potensi diolah menjadi bahan baku biodiesel. Pada 2019, dengan total konsumsi minyak goreng di Indonesia sebanyak 13 juta liter, ada potensi 7,8 juta liter minyak jelantah untuk biodiesel.

TOPIK

Energi

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.