Ketidaksesuaian antara Pendidikan dan Kebutuhan Tenaga Kerja Masih Besar

1
Lulu mahdiyah 28/05/2019 18:00 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Ketidaksesuaian atau mismatch angkatan kerja menjadi tantangan yang dihadapi sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Hal ini disebabkan tidak sesuainya pendidikan angkatan kerja dengan kebutuhan industri.

Menurut survei angkatan kerja nasional 2015 yang diolah oleh Lembaga Demografis Universitas Indonesia, vertical mismatch atau ketidaksesuaian pekerjaan dengan tingkat pendidikan dan upah mencapai 53,33 persen. Sementara itu, horizontal mismatch atau ketidaksesuaian kualifikasi pekerjaan dengan latar pendidikan mencapai 60,52 persen. 

Kesenjangan ini ditangani dengan kerja sama antarkementerian dan lembaga terkait, terutama di sektor pendidikan untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri. Selain itu, pemerintah juga mendorong pelatihan vokasi, pemagangan, serta sertifikasi kompetensi.

(Baca Databoks: Peserta Pelatihan Vokasi Meningkat 140% Selama 2014-2018)

Editor : Hari Widowati

Data Pasar

Macro update by
12 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...