HIV Positif di Indonesia Mencapai 48 Ribu Kasus pada 2017

3/12/2018, 12.21 WIB

Berdasarkan jenis kelamin, proporsi kasus baru HIV positif dan AIDS cenderung lebih besar diderita oleh laki-laki dibanding perempuan.

Jumlah kasus baru Human Immunodeficiency Virus (HIV) positif di Indonesia yang dilaporkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan mengalami tren kenaikan dari tahun ke tahun dan pada 2017 mencapai 48.300 kasus. Jumlah tersebut meningkat 17,09% dari tahun sebelumnya. Sementara kasus baru Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) pada tahun lalu sebanyak 9.280 kasus turun 8,54% dari tahun sebelumnya. Namun, penurunan ini diperkirakan karena rendahnya pelaporan kasus AIDS dari daerah.

Baca selengkapnya

Berdasarkan jenis kelamin, proporsi kasus baru HIV positif dan AIDS cenderung lebih besar diderita oleh laki-laki dibanding  perempuan. Data 2017 menunjukkan, proporsi kasus baru HIV positif berjenis kelamin laki-laki mencapai 63,6% dan sisanya perempuan. Demikian pula untuk kasus baru AIDS, pelapor kasus baru AIDS laki-laki mencapai 68,08% sementara perempuan hanya 31,9%.

HIV/AIDS  merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi (Human Immunodeficiency) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Orang yang terkena infeksi tersebut akan mengalami penurunan ketahanan tubuh sehingga akan sangat mudah untuk terkena berbagai macam penyakit lainnya. Adapun HIV dapat ditularkan melalui hubungan seks, transfusi darah, penggunaan jarum suntik secara bergantian dan penularan dari ibu ke anak (perinatal).

Tampilkan minimal

Kasus HIV Positif dan AIDS yang Dilaporkan di Indonesia (2006-2017)

 
  • Sumber

    Kementerian Kesehatan

  • Rilis

    Kementerian Kesehatan 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya