Sejak Februari 2018, Harga Beras di Penggilingan Sudah Turun 9%

2/8/2018, 16.06 WIB

Kurang terpadunya tata niaga beras dari hulu sampai ke hilir membuat harga komoditas pangan ini sering mengalami gejolak di pasar.

Harga rata-rata beras di tingkat penggilingan mengalami tren penurunan seiring datangnya panen raya padi tahun ini. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan harga beras dipenggilingan dengan kualitas rendah pada Juli 2018 telah turun 9,74% menjadi Rp 9.014,56/kg dibanding posisi Februari Rp 9.987,1/kg. Demikian pula harga beras kualitas medium turun 9,96% menjadi Rp 9.197,78/kg dan harga beras kualitas premium menyusut 8,3% menjadi Rp 9.519,93/kg dibanding posisi akhir Februari.

Baca selengkapnya

Kurang terpadunya tata niaga beras dari hulu sampai ke hilir membuat harga komoditas pangan ini sering mengalami gejolak di pasar. Seperti pada Februari tahun ini harga rata-rata beras kualitas rendah di penggilingan mencapai Rp 9.987,1/kg. Bahkan untuk beras dengan kualitas premium mencapai Rp 10.381/kg dan di jual konsumen dengan harga di atas Rp 12.000/kg.

Adanya ketidakpastian pasokan di pasar akibat perbedaan data antar instansi terkait, sistem distribusi beras yang panjang untuk sehingga rawan terjadi spekulasi, serta adanya disparitas harga beras di dalam negeri dan luar negeri membuat harga beras sering bergejolak. Untuk itu perlu dilakukan efisiensi kegiatan pertanian, perbaikan tata niaga beras dari hulu hingga hilir dengan memotong jalur distribusi agar tidak terjadi spekulasi seperti yang terjadi selama ini.

Tampilkan minimal

Pergerakan Harga Beras di Penggilingan (Jan 2013-Juli 2018)

 
  • Sumber

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Rilis

    Badan Pusat Statistik (BPS) Agt 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya