Survei Kurious-KIC: Mayoritas Warga Nilai Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Mahal
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pemerintah menetapkan harga tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh sebesar Rp300 ribu per perjalanan pada pertengahan Oktober 2023 lalu. Lantas, bagaimana pendapat warga soal harga tiket tersebut?
Berdasarkan hasil survei Kurious-Katadata Insight Center (KIC), mayoritas atau 49,6% responden mengatakan bahwa harga tiket Kereta Cepat Whoosh tergolong mahal.
Secara rinci, sebanyak 35,4% responden mengatakan harga tiket Kereta Cepat Whoosh mahal, sedangkan 14,2% responden lainnya mengatakan sangat mahal.
Meski begitu, ada 46,7% responden yang menilai bahwa harga tiket moda transportasi tersebut masih wajar atau cukup berimbang.
Sementara, ada 3,7% responden yang menilai bahwa harga tiket Kereta Cepat Whoosh tergolong murah. Rinciannya, sebanyak 1,9% responden mengatakan murah, sedangkan 1,8% sangat murah.
Adapun PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kembali memperpanjang promo harga tiket kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh per Desember 2023. Harga tiket dibanderol seharga Rp200 ribu per perjalanan pada Senin-Kamis, sedangkan Rp250 ribu per perjalanan pada Jumat-Minggu.
Survei Kurious-KIC ini melibatkan 1.504 responden dengan sebaran mewakili demografi populasi di wilayah Indonesia, terdiri dari 59,90% responden perempuan dan 43,1% responden laki-laki.
Mayoritas 63,1% responden berasal dari Pulau Jawa selain Jakarta, diikuti responden dari DKI Jakarta (16,5%), dan Pulau Sumatera (13%). Sementara, proporsi responden yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa, dan Maluku-Papua berkisar 0,2-3,7%.
Pengambilan data dilakukan pada 6-9 November 2023 menggunakan metode computer-assisted web interviewing (CAWI), dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,5% dan tingkat kepercayaan 95%.
(Baca: Apa Saja Dampak Positif Kereta Cepat Whoosh Menurut Warga? Berikut Hasil Surveinya)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |