10 Unit Kerja Pemkab Aceh Jaya dengan Skor SPI Tertinggi 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Melansir data Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025, Pemkab Aceh Jaya mencatatkan skor SPI sebesar 62,43.
Skor ini berada di bawah rerata skor provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Aceh (70,77) dan di peringkat ke-24 dari kelompok anggaran kecil, jumlah pegawai kecil.
Dalam 5 tahun terakhir, skor SPI Pemkab Aceh Jaya turun dari 68,88 (2021) ke 62,43 (2025).
SPI adalah survei yang diinisiasi KPK untuk memetakan risiko korupsi dan mengukur kemajuan upaya pencegahan korupsi di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.
Skor SPI dihitung dari gabungan tiga indeks penilaian (internal, eksternal, dan eksper) dengan bobot masing-masing, dikurangi faktor koreksi berupa indikasi prevalensi korupsi dan pengondisian pelaksanaan survei.
Berikut skor SPI setiap komponen penilaian dan faktor tambahan Pemkab Aceh Jaya.
- Penilaian internal (dari pegawai): 73,28
- Penilaian eksternal (dari masyarakat/pengguna layanan): 83,95
- Penilaian eksper/ahli: 65,9
- Faktor koreksi prevalensi korupsi: 4,62
- Faktor koreksi indikasi pengondisian pelaksanaan survei: 7,01
Berikut 10 unit kerja dengan skor integritas tertinggi di Pemkab Aceh Jaya berdasarkan komponen penilaian internal SPI 2025.
- Sekretariat Majelis Pendidikan Daerah: 90,43
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil: 81,14
- Dinas Perhubungan dan Pertanahan: 77,91
- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik: 77,26
- Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian: 76,76
- Dinas Perpustakaan dan Arsip: 76,32
- Dinas Lingkungan Hidup: 75,53
- Dinas Kesehatan: 74,54
- Dinas Pendidikan Dayah: 74,13
- Sekretariat Dprk: 74,02
Sebagai informasi, jumlah responden pada penilaian internal antar unit kerja bervariasi dari 1 hingga 45 responden.
Berdasarkan kategori skor SPI KPK, skor 0-72,9 tergolong Rentan, 73-77,9 tergolong Waspada, dan 78-100 tergolong terJAGA. Dengan skor 62,43, Pemkab Aceh Jaya tergolong dalam kategori Rentan.
(Baca: Pihak Swasta Jadi Pelaku Kasus Korupsi Terbanyak di RI Semester I 2026)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.944 | +0.25 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Agu) | 3,53 | -6.37 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Agu) | 23,06 | -11.63 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |