- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat data historis jumlah sekolah SMA di provinsi ini menunjukkan tren kenaikan konsisten sepanjang periode 2018-2024. Pada tahun 2024, total jumlah sekolah SMA di wilayah ini mencapai 538 unit, meningkat 11 unit dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 527 unit. Selama 7 tahun pengamatan, jumlah sekolah SMA bertambah 44 unit secara kumulatif, dan secara nasional Lampung secara konsisten menempati urutan ke-10 untuk indikator ini sejak tahun 2020.
(Baca: Inflasi Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kabupaten Sumbawa Agustus 2026 0,65%)
Dari total 538 unit sekolah SMA yang beroperasi pada 2024, terbagi menjadi 240 unit SMA Negeri dan 298 unit SMA Swasta. Sekolah swasta mendominasi dengan pangsa 55,4% dari total sekolah, sedangkan sekolah negeri mencakup 44,6% keseluruhan unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah sekolah negeri naik 0,4% atau bertambah 1 unit, sedangkan sekolah swasta mengalami kenaikan lebih signifikan sebesar 3,5% atau bertambah 10 unit.
Untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun, BPS mencatat pada tahun 2023 tercatat sebesar 422.529 jiwa. Angka ini relatif stabil dibandingkan 4 tahun sebelumnya yang berada di kisaran 415 ribu hingga 422 ribu jiwa setiap tahunnya. Secara nasional, Lampung secara konsisten menempati urutan ke-8 hingga ke-9 untuk indikator ini, menunjukkan beban layanan pendidikan menengah atas di provinsi ini cukup besar.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Spanyol 2024)
Pada sisi tenaga pendidik, tahun 2024 tercatat jumlah total guru SMA di Lampung mencapai 12.524 orang, mengalami kenaikan sebesar 7% dibandingkan tahun 2023 yang hanya berjumlah 11.705 orang. Jumlah guru dan kepala sekolah di SMA Negeri tercatat 9.322 orang, naik 11,5% dari tahun sebelumnya, sedangkan untuk jenjang SMA Swasta justru mengalami penurunan tenaga pendidik sebesar 4,2% menjadi 3.202 orang pada tahun 2024.
Kenaikan jumlah sekolah dan tenaga pendidik ini juga diikuti peningkatan jumlah siswa SMA secara keseluruhan sebesar 5,1% menjadi 181.714 siswa pada tahun 2024. Angka Partisipasi Murni SMA Lampung juga tercatat mengalami perbaikan, tumbuh 4,2% menjadi 67 poin pada tahun 2025, menunjukkan peningkatan akses pendidikan menengah atas yang progresif di provinsi ini.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |