Skor SPI 2025, Ini 10 Unit Kerja Terbaik di Pemprov Nusa Tenggara Timur
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Merujuk data Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025, Pemprov Nusa Tenggara Timur mencatatkan skor SPI sebesar 65,26.
Skor ini berada di bawah rerata skor provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (68,67) dan di peringkat ke-10 dari kelompok anggaran sedang, jumlah pegawai sedang.
Dalam 5 tahun terakhir, skor SPI Pemprov Nusa Tenggara Timur turun dari 72,24 (2021) ke 65,26 (2025).
SPI adalah survei yang diinisiasi KPK untuk memetakan risiko korupsi dan mengukur kemajuan upaya pencegahan korupsi di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.
Skor SPI dihitung dari gabungan tiga indeks penilaian (internal, eksternal, dan eksper) dengan bobot masing-masing, dikurangi faktor koreksi berupa indikasi prevalensi korupsi dan pengondisian pelaksanaan survei.
Berikut skor SPI setiap komponen penilaian dan faktor tambahan Pemprov Nusa Tenggara Timur.
- Penilaian internal (dari pegawai): 69,05
- Penilaian eksternal (dari masyarakat/pengguna layanan): 85,61
- Penilaian eksper/ahli: 56,95
- Faktor koreksi prevalensi korupsi: 0
- Faktor koreksi indikasi pengondisian pelaksanaan survei: 4,77
Berikut 10 unit kerja dengan skor integritas tertinggi di Pemprov Nusa Tenggara Timur berdasarkan komponen penilaian internal SPI 2025.
- Sekretariat Daerah: 99,34
- Badan Kepegawaian Daerah: 98,0
- Dinas Kelautan dan Perikanan: 81,42
- Badan Keuangan Daerah: 78,68
- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah: 75,62
- Dinas Peternakan: 73,81
- Dinas Kesehatan: 72,39
- Sekretariat Dprd: 71,99
- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan: 70,39
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: 68,9
Sebagai informasi, jumlah responden pada penilaian internal antar unit kerja bervariasi dari 1 hingga 80 responden.
Berdasarkan kategori skor SPI KPK, skor 0-72,9 tergolong Rentan, 73-77,9 tergolong Waspada, dan 78-100 tergolong terJAGA. Dengan skor 65,26, Pemprov Nusa Tenggara Timur tergolong dalam kategori Rentan.
(Baca: Pihak Swasta Jadi Pelaku Kasus Korupsi Terbanyak di RI Semester I 2026)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |