10 Unit Kerja Pemprov Gorontalo dengan Skor SPI Tertinggi 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Merujuk data Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025, Pemprov Gorontalo mencatatkan skor SPI sebesar 72,56.
Skor ini berada di atas rerata skor provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo (70,5) dan di peringkat ke-4 dari kelompok anggaran kecil, jumlah pegawai kecil.
Dalam 5 tahun terakhir, skor SPI Pemprov Gorontalo turun dari 75,97 (2021) ke 72,56 (2025).
SPI adalah survei yang diinisiasi KPK untuk memetakan risiko korupsi dan mengukur kemajuan upaya pencegahan korupsi di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.
Skor SPI dihitung dari gabungan tiga indeks penilaian (internal, eksternal, dan eksper) dengan bobot masing-masing, dikurangi faktor koreksi berupa indikasi prevalensi korupsi dan pengondisian pelaksanaan survei.
Berikut skor SPI setiap komponen penilaian dan faktor tambahan Pemprov Gorontalo.
- Penilaian internal (dari pegawai): 78,91
- Penilaian eksternal (dari masyarakat/pengguna layanan): 88,41
- Penilaian eksper/ahli: 65,18
- Faktor koreksi prevalensi korupsi: 2,67
- Faktor koreksi indikasi pengondisian pelaksanaan survei: 1,75
Berikut 10 unit kerja dengan skor integritas tertinggi di Pemprov Gorontalo berdasarkan komponen penilaian internal SPI 2025.
- Badan Penghubung: 91,47
- Dinas Dinas Perhubungan: 85,35
- Dinas Kelautan dan Perikanan: 83,94
- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: 83,82
- Dinas Ketahanan Pangan: 82,17
- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu: 81,92
- Badan Keuangan: 81,51
- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan: 80,16
- Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik: 80,1
- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia: 79,99
Sebagai informasi, jumlah responden pada penilaian internal antar unit kerja bervariasi dari 3 hingga 104 responden.
Berdasarkan kategori skor SPI KPK, skor 0-72,9 tergolong Rentan, 73-77,9 tergolong Waspada, dan 78-100 tergolong terJAGA. Dengan skor 72,56, Pemprov Gorontalo tergolong dalam kategori Rentan.
(Baca: Kasus Pencucian Uang RI Banyak terkait Narkotika, Penipuan, dan Korupsi)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.889 | -0.41 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |