Menurut data Bank Indonesia (BI), volume ekspor SITC kode 61 kulit disamak dan barang kulit di DI Yogyakarta pada Desember 2025 tercatat 4.140 ton. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 3.880 ton. Sejak Agustus 2020, volume ekspor SITC kode 61 kulit disamak dan barang kulit (61) menurut provinsi di DI Yogyakarta menunjukkan tren penurunan dari sisi jumlah
Sebelumnya menurut rekam jejak 30 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di DI Yogyakarta pernah terjadi pada Februari 2025 dengan pertumbuhan sebesar 200.59%. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni turun 2,67%.
(Baca: Statistik Nilai Ekspor SITC Kode 04 Gandum dan Olahan Gandum Periode 2023-2025)
Daftar 10 Terbesar:
Bank Indonesia (BI) menghimpun data volume ekspor SITC kode 61 kulit disamak dan barang kulit di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin volume ekspor SITC kode 61 kulit disamak dan barang kulit di tanah air.
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 81 Barang-Barang Saniter, Pemanas Dll Periode 2023-2026)
dan Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), Jawa Tengah tercatat dengan volume ekspor SITC kode 61 kulit disamak dan barang kulit terbanyak, yaitu 292,26 ribu ton. volume ekspor SITC kode 61 kulit disamak dan barang kulit di Jawa Tengah saat ini setara dengan 100% dari total seluruh provinsi.
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan volume ekspor SITC kode 61 kulit disamak dan barang kulit dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Tengah 292,26 ribu ton
- DI Yogyakarta 4.140 ton
- Sulawesi Selatan 470 ton