Neraca perdagangan Indonesia dengan Bolivia mengalami surplus US$ 14,61 juta pada 2020. Namun demikian, angka surplus neraca perdagangan ini turun drastis -55,2% dibandingkan neraca tahun sebelumnya yang tercatat US$ 32,62 juta.
Semakin turunnya neraca perdagangan ini, menurut data Trademap, disokong oleh nilai ekspor Indonesia yang mampu menembus angka US$ 17 juta. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan kegiatan impor Indonesia dari Bolivia yang tercatat US$ 2,38 juta.
Kegiatan ekspor Indonesia ke Bolivia, dalam satu tahun terakhir dalam tren turun. Tahun sebelumnya nilai ekspor Indonesia sebesar US$ 35,19 juta.
Adapun untuk impor, menurut data Trademap terjadi penurunan 7,06% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat di angka US$ 2,56 juta.
Berdasarkan jenis produk, terdapat 10 produk utama andalan ekspor indonesia ke Bolivia yang terbukti mampu mencatatkan surplus selama 2020. Total nilai ekspor produk utama ini mencapai US$ 7,44 juta.
Daftar 10 produk utama ekspor Indonesia ke Bolivia
- (HS 15) : Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya;Lemak yang dapat dimakan;satwa ..
- (HS 30) : Produk farmasi
- (HS 34) : Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan..
- (HS 40) : Karet dan artikelnya
- (HS 61) : Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan
- (HS 62) : Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau dirajut
- (HS 64) : Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya;bagian dari artikel seperti itu
- (HS 73) : Artikel besi atau baja
- (HS 74) : Tembaga dan artikelnya
- (HS 84) : Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler;bagiannya
Secara global neraca perdagangan untuk seluruh produk barang, kali ini lebih baik karena terjadi peningkatan pada beberapa produk jenis barang. Nilai total neraca perdagangan Indonesia tercatat US$ 21,68 miliar atau naik 703,56%. Dengan kata lain, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan. Tahun sebelumnya neraca perdagangan Indonesia dengan seluruh negara di dunia tercatat US$ -3,59 miliar.