Impor Cocoa Indonesia dari Uganda Turun Menjadi US$ 2,73 Juta
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan impor dengan Uganda senilai US$ 4,79 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut terlihat turun 20.84% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 6,05 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Uganda, impor dalam 10 tahun terakhir menurun sangat tajam. Terendah impor Indonesia adalah US$ 4,67 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 23,47 juta.
(Baca: Ekspor Preparations of Cereals Indonesia ke Solomon Islands Naik Menjadi US$ 4,75 Juta)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Uganda, 40 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat tujuh produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Uganda. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Cocoa and cocoa preparations
- Raw hides and skins (other than furskins) and leather
- Cotton
- Oil seeds and oleaginous fruits
- Tobacco and manufactured tobacco substitutes
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Cocoa and cocoa preparations. Dalam klasifikasi tradmap, Cocoa and cocoa preparations masuk kategori produk HS dengan kode 18.
Pada 2023, Indonesia tercatat mengimpor sebanyak US$ 2,73 juta. Nilai impor Cocoa and cocoa preparations ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 3.917 ribu.
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Raw hides and skins (other than furskins) and leather. Nilai impor dari Uganda pada 2023 tercatat US$ 1,41 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 1.858 ribu.
Impor Cotton dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 0,57 juta. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Cotton adalah China, United States of America, India, Brazil dan Pakistan.
Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari satu negara. Impor Oil seeds and oleaginous fruits dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 52 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Oil seeds and oleaginous fruits adalah Brazil, United States of America, Canada, Netherlands dan Paraguay.
Masuk dalam kode HS 24, Tobacco and manufactured tobacco substitutes merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan products, whether or not containing nicotine,. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 25 ribu, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 152 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Tobacco and manufactured tobacco substitutes dari -4 negara. Impor Tobacco and manufactured tobacco substitutes dari negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah China, United Arab Emirates, Poland, Germany dan Brazil.