Nilai ekspor menurut kelompok barang kode SITC 55 minyak atsiri dan bahan wangi-wangian provinsi Kalimantan Barat pada Juli 2025 mengalami peningkatan menjadi US$49,44 ribu .
Peningkatan ekspor untuk kode SITC 55 kali ini, berbanding terbalik dengan kondisi lima bulan terakhir yang sedang turun. Menurut catatan Bank Indonesia (BI), pada periode yang sama tahun sebelumnya, ekspor dari provinsi ini tercatat US$5.250 .
(Baca: 10 Provinsi dengan Harga Cabai Rawit Merah Paling Mahal (Jumat, 23 Januari 2026))
Kalimantan Barat dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 22 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan jumlah ekspor tertinggi yakni ekspor barang dengan SITC kode 42 minyak dan lemak nabati .
(Baca: Provinsi Nusa Tenggara Barat Ekspor US$2,72 Juta Ikan Kerang Kerangan Moluska dan Olahannya)
Data historis 22 bulan terakhir, ekspor dari Kalimantan Barat dengan jumlah tertinggi pernah dicatatkan pada Maret 2025 sebesar US$78,61 ribu dan terendahnya terjadi pada Februari 2024 dengan jumlah ekspor US$130 .
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Kalimantan Barat menurut kode SITC 2 digit dengan jumlah ekspor tertinggi per Juli 2025:
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati US$31,94 juta
- SITC kode 05 buah-buahan dan sayur-sayuran US$13,63 juta
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran US$11,39 juta
- SITC kode 89 hasil industri lainnya US$5,37 juta
- SITC kode 43 olahan minyak dan lemak nabati dan hewani US$3,69 juta
- SITC kode 29 bahan nabati dan hewani lainnya US$2,04 juta
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya US$1,49 juta
- SITC kode 27 pupuk dan mineral alam lainnya US$927,91 ribu
- SITC kode 24 kayu dan gabus US$647,04 ribu
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus US$272,03 ribu