- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah sekolah SMA di Provinsi Jawa Tengah mengalami tren stabil dengan peningkatan pada tahun 2024. Dari data historis periode 2018-2024, jumlah sekolah SMA berkisar antara 848 hingga 868 unit. Tahun 2024, jumlahnya mencapai 868 unit, naik 7 unit dibanding tahun 2023 (861 unit). Selama tujuh tahun ini, Jawa Tengah konsisten menempati peringkat ke-4 secara nasional dalam jumlah sekolah SMA.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA5 Kota Depok 2025)
Pembagian jenis sekolah SMA di Jawa Tengah tahun 2024 menunjukkan dominasi sekolah swasta. Ada 362 unit SMA negeri (tidak mengalami perubahan dari tahun 2023) dan 506 unit SMA swasta (naik 7 unit atau 1,4% dari tahun sebelumnya). Secara persentase, SMA swasta menyumbang sekitar 58,3% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA negeri sekitar 41,7%.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Papua Pegunungan 2018 - 2024)
Dari sisi populasi siswa usia SMA (16-18 tahun), BPS mencatat bahwa pada tahun 2023, Jawa Tengah memiliki 1.648.010 orang penduduk dalam kelompok usia ini, yang menempati peringkat ke-3 secara nasional secara konsisten sejak 2018. Data tahun 2024 untuk populasi ini belum tersedia, namun tren sebelumnya menunjukkan stabilitas dalam peringkat nasional. Jumlah sekolah SMA yang ada (868 unit) menjadi dukungan untuk melayani populasi usia sekolah ini.
Data pendukung BPS tahun 2024 menunjukkan jumlah guru SMA di Jawa Tengah sedikit menurun sebesar 0,2% menjadi 26.094 orang dari 26.135 orang pada tahun 2023. Pembagiannya, 18.396 orang guru bekerja di SMA negeri (pertumbuhan 0% dari tahun sebelumnya) dan 7.698 orang di SMA swasta (penurunan 0,6%). Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA tahun 2024 naik menjadi 62% dari 61% tahun 2023, menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dalam pendidikan SMA.