Jumlah Sekolah SMA di Jawa Tengah | 2024

1
Agus Dwi Darmawan 19/06/2026 09:27 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di Jawa Tengah 2018 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA Provinsi Jawa Tengah mencapai 868 unit pada tahun 2024. Berdasarkan data historis 7 tahun terakhir, angka ini menunjukkan penambahan sebanyak 7 unit dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 861 unit. Selama periode 2018 hingga 2024, jumlah sekolah SMA di wilayah ini relatif stabil dengan fluktuasi kecil setiap tahun, dan secara konsisten menempati urutan ke-4 nasional untuk indikator jumlah sekolah SMA selama tujuh tahun berturut-turut.

(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Sekadau 2,54 Persen)

Dari total 868 unit sekolah SMA tahun 2024, tercatat 362 unit merupakan SMA Negeri sedangkan 506 unit merupakan SMA Swasta. Komposisi sekolah SMA di Jawa Tengah didominasi 58,3% oleh sekolah swasta, sedangkan sekolah negeri hanya mencakup 41,7% dari total keseluruhan. Khusus untuk sekolah swasta terjadi kenaikan sebesar 1,4% atau penambahan 7 unit dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah sekolah negeri tidak mengalami perubahan sama sekali pada periode yang sama.

Berdasarkan data penduduk usia sekolah 16-18 tahun, pada tahun 2023 tercatat terdapat 1.648.010 jiwa pada kelompok usia tersebut di Jawa Tengah. Angka ini mengalami penurunan sekitar 2,7% dibandingkan tahun 2019 yang sempat mencapai 1.667.700 jiwa. Selama periode pengamatan, Jawa Tengah secara konsisten menempati urutan ke-3 nasional untuk jumlah penduduk usia SMA, yang menunjukkan tekanan akses pendidikan menengah atas tetap tinggi di wilayah ini.

(Baca: Pengeluaran Rekreasi, Olahraga dan Budaya di Kota Madiun Bulan Mei Naik 0,13%)

Untuk tenaga pendidik, BPS mencatat total guru SMA di Jawa Tengah tahun 2024 berjumlah 26.094 orang. Angka ini mengalami penurunan kecil sebesar 0,2% dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 26.135 guru. Dari jumlah total tersebut, 18.396 orang merupakan guru dan kepala sekolah SMA Negeri, sedangkan 7.698 orang bertugas di SMA Swasta, yang berarti hampir 70,5% tenaga pendidik SMA di provinsi ini tercatat di sekolah negeri.

Meskipun jumlah penduduk usia sekolah cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan jumlah siswa SMA yang mencapai 2,3% pada 2024 menunjukkan angka partisipasi pendidikan yang membaik. Hal ini selaras dengan penambahan jumlah sekolah terutama pada jalur swasta yang menjadi penopang utama akses pendidikan menengah atas bagi masyarakat di Jawa Tengah.

Data Pasar

Macro update by
30 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.900 +0.37
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...