Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Madiun pada tahun 2024 mencapai 185047 Rupiah per kapita per bulan. Nilai ini naik sebesar 1,3 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 182721 Rupiah per kapita per bulan. Kenaikan pada tahun 2024 terjadi dengan selisih sebesar 2326 Rupiah per kapita setiap bulannya.
(Baca: Harga Karet Tsr20 - Rubber Tsr20 Futures - Pagi Hari Diperdagangkan US$222,1 /100 Kg (Kamis, 30 Juli 2026))
Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2019 dengan nilai 201623 Rupiah, setelah itu terjadi penurunan selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2022 yang menjadi nilai terendah dalam tujuh tahun terakhir yaitu 148185 Rupiah. Setelah tahun 2022, nilai pengeluaran kembali naik selama dua tahun berturut-turut hingga tahun 2024.
Untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024, Kabupaten Madiun berada pada peringkat 30 dari 38 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Jawa Timur. Secara nasional, wilayah ini menempati urutan 382 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan pada lingkup Pulau Jawa menempati urutan 99. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya.
Lima wilayah dengan nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi di Jawa Timur tahun 2024 secara berurutan adalah Kota Surabaya, Kota Madiun, Kota Malang, Kabupaten Situbondo dan Kota Pasuruan. Kota Surabaya mencatat nilai tertinggi sebesar 723548 Rupiah dengan pertumbuhan 18,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara Kabupaten Sampang mencatat nilai terendah sebesar 118848 Rupiah pada tahun yang sama.
Rata-Rata Pengeluaran Makanan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita bulanan untuk kategori makanan di Kabupaten Madiun tahun 2024 mencapai 633068 Rupiah. Nilai ini naik sebesar 11,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempatkan wilayah ini pada peringkat 25 dari 38 kabupaten kota di Provinsi Jawa Timur untuk kategori ini. Nilai pengeluaran makanan di Kabupaten Madiun masih berada dibawah rata-rata provinsi, dan sekitar 55 persen dari nilai pengeluaran makanan Kota Surabaya yang menjadi tertinggi di provinsi ini.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Papua Selatan | 2024)
Rata-Rata Pengeluaran Bukan Makanan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran bukan makanan per kapita bulanan Kabupaten Madiun tahun 2024 tercatat sebesar 542585 Rupiah. Nilai ini naik sedikit sebesar 2,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan posisi peringkat 28 di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur. Pertumbuhan nilai ini lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi untuk kategori bukan makanan yang mencapai 3,7 persen pada tahun 2024.
Total Pengeluaran Masyarakat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita bulanan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Madiun mencapai 1175652 Rupiah pada tahun 2024. Nilai ini naik sebesar 6,9 persen dibandingkan tahun 2023, menempatkan wilayah ini pada peringkat 26 dari seluruh kabupaten kota di Jawa Timur. Bagian pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 15,7 persen dari total seluruh pengeluaran masyarakat di wilayah ini.
Sepanjang lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Madiun tercatat negatif sebesar 1,7 persen per tahun. Penurunan paling dalam terjadi pada tahun 2022 sebesar 11 persen, sementara kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2019 sebesar 31,3 persen. Pada tiga tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan kategori ini tercatat positif sebesar 4,5 persen per tahun.