Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Jayawijaya tahun 2024 mencapai 528061 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 19,9 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 440527 Rupiah. Selisih penambahan nilai pengeluaran pada tahun terakhir ini mencapai 87534 Rupiah per kapita setiap bulannya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: Jumlah Perceraian Sulawesi Tengah 97 Kasus Data per 2024)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 tercatat kenaikan tertinggi sebesar 145 persen dari tahun sebelumnya, menjadi anomali kenaikan paling besar dalam tujuh tahun data yang tercatat. Setelah tahun 2019, pengeluaran sedikit turun pada tahun 2020, lalu kembali naik secara bertahap hingga tahun 2022, sebelum sedikit turun pada tahun 2023 dan kembali naik pada tahun 2024.
Berdasarkan data perbandingan seprovinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Jayawijaya menempati urutan kedua untuk nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Urutan pertama dipegang oleh Kabupaten Lanny Jaya dengan nilai pengeluaran 715809 Rupiah per kapita per bulan, disusul Kabupaten Jayawijaya, kemudian Kabupaten Yalimo, Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Pegunungan Bintang. Posisi rank Kabupaten Jayawijaya ini tidak berubah dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya.
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Jayawijaya mencatat nilai 956670 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini sedikit turun sebesar 2,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini pada urutan kedua di seluruh kabupaten di provinsi Papua Pegunungan. Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang 55,2 persen dari total pengeluaran bukan makanan masyarakat di wilayah ini.
Kabupaten Lanny Jaya
Kabupaten Lanny Jaya menjadi wilayah dengan pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi seprovinsi pada tahun 2024 dengan nilai 715809 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini juga mencatat pertumbuhan tertinggi untuk kategori ini yaitu sebesar 68,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, Kabupaten Lanny Jaya bahkan menempati urutan pertama seprovinsi dengan nilai 3033756 Rupiah per kapita per bulan, setelah mengalami kenaikan sebesar 38,9 persen pada tahun terakhir.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Tengah | 2024)
Kabupaten Yalimo
Kabupaten Yalimo berada pada urutan ketiga untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024 dengan nilai 306543 Rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 10,4 persen dari tahun sebelumnya. Meskipun mengalami kenaikan pada kategori aneka barang dan jasa, wilayah ini mencatat penurunan untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 17,8 persen pada tahun yang sama. Posisi rank untuk total pengeluaran masyarakat Kabupaten Yalimo turun dari urutan pertama menjadi urutan kedua seprovinsi pada tahun 2024.
Kabupaten Mamberamo Tengah
Kabupaten Mamberamo Tengah tercatat memiliki pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 234987 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini mengalami kenaikan sebesar 21,1 persen untuk kategori ini, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Kabupaten Jayawijaya. Untuk total pengeluaran masyarakat secara keseluruhan, Kabupaten Mamberamo Tengah mencatat kenaikan sedikit sebesar 1,9 persen dan tetap berada pada urutan keenam seprovinsi Papua Pegunungan.
Kabupaten Pegunungan Bintang
Kabupaten Pegunungan Bintang mencatat penurunan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa sebesar 7,1 persen pada tahun 2024, dengan nilai akhir mencapai 232609 Rupiah per kapita per bulan. Sebaliknya, untuk total pengeluaran makanan wilayah ini justru mengalami kenaikan sebesar 37,5 persen pada tahun yang sama. Posisi rank Kabupaten Pegunungan Bintang tetap berada pada urutan kelima untuk kategori aneka barang dan jasa, sama seperti posisi pada tahun sebelumnya.