Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Fak Fak pada tahun 2025 mencapai 140669 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dibandingkan tahun 2024, dengan selisih penambahan sebesar 4367 Rupiah per orang setiap bulannya.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Pelalawan 2025: Lonjakan Jadi Rp1,96 Juta per Bulan)
Sepanjang periode data 2018 hingga 2025, pengeluaran makanan dan minuman jadi di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2019 dengan nilai 161834 Rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun tersebut, pengeluaran turun selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2022, sebelum kembali bergerak naik turun dengan perubahan nilai yang kecil sampai tahun 2025.
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menyumbang sekitar 8,6 persen dari total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Fak Fak pada tahun 2025 yang mencapai 1633442 Rupiah. Nilai ini juga lebih kecil dibandingkan pengeluaran per kapita untuk rokok dan tembakau yang mencapai 153903 Rupiah, serta pengeluaran untuk perawatan yang tercatat 103284 Rupiah per orang setiap bulan.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah di Provinsi Papua Barat, Kabupaten Fak Fak menempati urutan kelima dari tujuh kabupaten yang tercatat untuk indikator pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2025. Urutan di atas Kabupaten Fak Fak secara berurutan adalah Kabupaten Manokwari, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Kaimana. Sementara secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 395 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Kabupaten Manokwari
Kabupaten Manokwari menempati urutan pertama se-Provinsi Papua Barat untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2025 dengan nilai 269609 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 26,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi kedua setelah Kabupaten Teluk Bintuni. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat di kabupaten ini mencapai 2202041 Rupiah per kapita per bulan, dengan posisi peringkat ketiga untuk total pengeluaran seluruh jenis kebutuhan.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Pekalongan 2025: Kenaikan Jadi Rp1,42 Juta per Bulan)
Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Bintuni mencatatkan pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 227188 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025, menempati urutan kedua di tingkat provinsi. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 27,9 persen untuk indikator ini dibandingkan tahun 2024. Selain itu, Kabupaten Teluk Bintuni juga menjadi wilayah dengan total pengeluaran per kapita tertinggi se-Provinsi Papua Barat untuk seluruh kategori kebutuhan, baik makanan maupun bukan makanan.
Kabupaten Kaimana
Pada urutan keempat provinsi, Kabupaten Kaimana mencatatkan pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 176660 Rupiah per kapita per bulan tahun 2025. Pertumbuhan indikator ini di wilayah ini hanya naik sedikit sebesar 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran seluruh kebutuhan masyarakat di kabupaten ini tercatat turun sebesar 8,4 persen pada tahun 2025, menjadikannya salah satu wilayah yang mengalami penurunan total pengeluaran terbesar di provinsi ini.
Kabupaten Fak Fak
Selain untuk indikator makanan dan minuman jadi, Kabupaten Fak Fak juga menempati urutan keenam se-Provinsi Papua Barat untuk total pengeluaran per kapita seluruh jenis kebutuhan. Pada tahun 2025, total pengeluaran masyarakat di wilayah ini tercatat turun sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini jauh lebih besar dibandingkan pertumbuhan kecil pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi yang hanya naik 3,2 persen pada periode yang sama.