Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kota Tual pada tahun 2025 mencapai 86546 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sedikit sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 85059 Rupiah. Sepanjang periode data 2018 hingga 2025, pengeluaran ini mencatat pergerakan naik turun dengan pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 90016 Rupiah.
(Baca: Statistik Produksi Kakao Periode 2013-2024)
Jika dibandingkan dengan komponen pengeluaran lain masyarakat Kota Tual, pengeluaran sabun mandi menyumbang 33,4 persen dari total pengeluaran perawatan, 143,8 persen dari pengeluaran kecantikan, dan 66,6 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau per kapita per bulan. Nilai ini juga setara dengan 66,6 persen dari rata-rata pengeluaran makanan jadi masyarakat wilayah ini setiap bulannya.
Secara historis selama 8 tahun data tercatat, pengeluaran sabun mandi di Kota Tual pernah mengalami penurunan paling dalam pada tahun 2021 sebesar 20,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan paling tinggi terjadi pada tahun 2023 dengan persentase kenaikan mencapai 47,9 persen dari tahun 2022. Setelah tahun 2023, terjadi penurunan sedikit pada 2024 sebelum kembali naik sedikit pada tahun 2025.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Maluku, Kota Tual menempati urutan kedua untuk besaran pengeluaran sabun mandi tahun 2025. Urutan pertama dipegang oleh Kota Ambon dengan pengeluaran mencapai 106962 Rupiah, diikuti Kota Tual, kemudian Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan 76336 Rupiah, Kabupaten Maluku Tengah 75892 Rupiah dan Kabupaten Maluku Barat Daya 75605 Rupiah. Posisi peringkat Kota Tual ini tidak berubah dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Kota Ambon
Kota Ambon secara konsisten menempati peringkat pertama seluruh kabupaten kota di Provinsi Maluku untuk seluruh kategori pengeluaran per kapita. Pada tahun 2025, total pengeluaran per kapita gabungan makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 2122581 Rupiah per bulan, mengalami kenaikan 8,2 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan saja tercatat 876836 Rupiah, sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 1245745 Rupiah per kapita setiap bulannya. Selisih total pengeluaran Kota Ambon hampir 600 ribu Rupiah lebih tinggi dibandingkan kabupaten peringkat kedua di provinsi ini.
(Baca: 93,2% Penduduk di Kota Bogor Beragama Islam)
Kabupaten Buru
Kabupaten Buru menempati urutan ketiga untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan seluruh wilayah Maluku tahun 2025. Wilayah ini mencatat total pengeluaran per kapita sebesar 1514047 Rupiah per bulan, dengan kenaikan 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Buru bahkan menempati urutan kedua se-provinsi dengan nilai 783822 Rupiah per bulan, atau mengalami kenaikan sangat tinggi sebesar 21,5 persen dari tahun 2024.
Kabupaten Maluku Tengah
Kabupaten Maluku Tengah berada di urutan kedua untuk total pengeluaran gabungan per kapita Provinsi Maluku tahun 2025 dengan nilai 1514391 Rupiah per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan 16,2 persen dibandingkan catatan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran makanan, wilayah ini juga menempati urutan kedua se-provinsi dengan nilai 760496 Rupiah per kapita setiap bulannya, atau mengalami kenaikan 11,3 persen dari periode tahun sebelumnya.
Kabupaten Maluku Tenggara Barat
Kabupaten Maluku Tenggara Barat menempati urutan ketujuh untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan seluruh wilayah Maluku pada tahun 2025. Wilayah ini mencatat nilai total pengeluaran 1135251 Rupiah per kapita per bulan, dengan kenaikan 8,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus untuk pengeluaran sabun mandi, wilayah ini berada di urutan ketiga se-provinsi, dengan nilai 76336 Rupiah per bulan dan mengalami kenaikan 6,1 persen dari tahun 2024.