Pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Batang Hari mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pengeluaran mencapai Rp 64.509 per kapita per bulan, naik 29,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan alokasi dana masyarakat untuk kebutuhan kebersihan diri semakin besar.
Jika dibandingkan dengan pengeluaran total masyarakat Kabupaten Batang Hari, alokasi untuk sabun mandi masih relatif kecil. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa mencapai Rp 315.003, sementara untuk makanan jadi Rp 158.246. Namun, pertumbuhan pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 29,5 persen jauh melampaui pertumbuhan pengeluaran untuk kategori lain, menandakan prioritas masyarakat pada kebersihan meningkat.
(Baca: Harga Beras Kualitas Super I di Pasar Tradisional Periode September 2024-2025)
Secara historis, pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Batang Hari fluktuatif. Pada tahun 2018, pengeluaran tercatat Rp 31.405, lalu meningkat hingga Rp 44.067 pada tahun 2021, kemudian sedikit turun menjadi Rp 38.738 pada tahun 2022. Namun, pada tahun 2023, terjadi lonjakan signifikan menjadi Rp 49.801, dan berlanjut hingga tahun 2024 dengan Rp 64.509. Kenaikan tahun 2024 merupakan pengeluaran tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.
Pertumbuhan pengeluaran masyarakat Kabupaten Batang Hari secara keseluruhan juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 1.338.427 pada tahun 2024, naik 26,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mengindikasikan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemampuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk kebersihan diri.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi, Kabupaten Batang Hari menempati urutan kelima dalam hal pengeluaran untuk sabun mandi pada tahun 2024. Kota Jambi mencatatkan pengeluaran tertinggi dengan Rp 102.113, diikuti Kabupaten Muaro Jambi Rp 79.382, Kabupaten Bungo Rp 73.839, dan Kota Sungai Penuh Rp 65.499. Secara nasional, Kabupaten Batang Hari berada di peringkat 233.
(Baca: Harga Bawang Merah di Pasar Tradisional Periode September 2024-2025)
Berdasarkan data historis BPS, beberapa kabupaten/kota lain juga menunjukkan perkembangan menarik.#### Kota JambiKota Jambi mencatat pengeluaran untuk sabun mandi tertinggi di Provinsi Jambi dengan Rp 102.113 pada tahun 2024, mengalami pertumbuhan 17,8 persen. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan mencapai Rp 1.253.404, menunjukkan tingkat konsumsi yang tinggi di wilayah perkotaan. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan Kota Jambi adalah 31,9% dan menempati ranking pertama se-provinsi Jambi. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk kebutuhan non-primer terus mengalami peningkatan yang signifikan.
#### Kabupaten Muaro JambiKabupaten Muaro Jambi mencatatkan pengeluaran untuk sabun mandi sebesar Rp 79.382 pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 9,9 persen. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp 813.674, menunjukkan peningkatan kebutuhan pangan yang signifikan. Kabupaten Muaro Jambi juga mengalami pertumbuhan pengeluaran bukan makanan yang cukup tinggi sebesar 39,1% dan menempati ranking keenam se-provinsi Jambi. Pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 1.441.212, menempatkannya di urutan kelima se-provinsi.
#### Kabupaten BungoKabupaten Bungo mencatatkan pengeluaran untuk sabun mandi sebesar Rp 73.839 pada tahun 2024, mengalami pertumbuhan 14,6 persen. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 1.553.783, pertumbuhan 20,7%, menempatkannya di urutan kedua se-provinsi. Pertumbuhan pengeluaran makanan sebesar 31,3%, merupakan yang tertinggi di antara kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi. Hal ini mengindikasikan bahwa Kabupaten Bungo memiliki perkembangan ekonomi yang baik, terutama dalam sektor makanan.
#### Kota Sungai PenuhKota Sungai Penuh mencatatkan pengeluaran untuk sabun mandi sebesar Rp 65.499 pada tahun 2024, dengan pertumbuhan yang sangat kecil yaitu 0,7 persen. Pertumbuhan yang kecil ini menunjukkan bahwa pola konsumsi untuk sabun mandi relatif stabil di wilayah ini. Walaupun demikian, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan mencapai Rp 738.989 dengan pertumbuhan 11,5% dan menempati ranking kedua se-provinsi Jambi, menandakan bahwa pengeluaran untuk kebutuhan non-primer juga cukup tinggi di Kota Sungai Penuh.