Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kecantikan di Kota Langsa pada tahun 2025 mencapai 54543 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 23,8 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya tercatat 44051 Rupiah. Kenaikan ini menjadi peningkatan tertinggi yang tercatat sepanjang periode data 8 tahun terakhir sejak 2018 untuk wilayah ini.
(Baca: Rata - Rata Upah di Sulawesi Tenggara Naik 8,61%(Data Desember 2024))
Sepanjang periode 2018 hingga 2025, pengeluaran kecantikan Kota Langsa mengalami pergerakan naik turun secara konsisten setiap tahun. Pada tahun 2018 tercatat 60303 Rupiah, kemudian turun sedikit pada tahun 2019, naik sedikit pada tahun 2020, turun kembali pada tahun 2021, naik sedikit pada 2022, mencapai pengeluaran tertinggi sepanjang periode pada tahun 2023 sebesar 61106 Rupiah, lalu turun cukup dalam pada tahun 2024 sebelum kembali naik signifikan pada tahun 2025.
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran masyarakat, pengeluaran untuk kecantikan Kota Langsa menyumbang sekitar 22 persen dari pengeluaran perawatan umum, sekitar 8,6 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa, serta sekitar 23,8 persen dari pengeluaran sabun mandi bulanan per kapita. Nilai pengeluaran kecantikan ini juga setara dengan kurang lebih setengah dari pengeluaran bulanan masyarakat untuk rokok dan tembakau.
Berdasarkan perbandingan seprovinsi Aceh, Kota Langsa menempati urutan ke 4 dari 23 kabupaten kota seluruh Aceh untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2025. Tiga wilayah di atas Kota Langsa secara berurutan adalah Kota Banda Aceh dengan 87136 Rupiah, Kota Sabang 79457 Rupiah, dan Kota Lhokseumawe 70411 Rupiah. Secara nasional, Kota Langsa menempati urutan 104 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, serta urutan 28 di seluruh wilayah Pulau Sumatera.
Terdapat anomali pada tahun 2024 dimana pengeluaran kecantikan Kota Langsa mengalami penurunan sebesar 27,9 persen, menjadi penurunan terdalam sepanjang periode data. Penurunan ini terjadi tepat setahun setelah Kota Langsa mencatatkan pengeluaran tertinggi pada tahun 2023. Setelah penurunan tersebut, kenaikan pada tahun 2025 berhasil mengembalikan nilai pengeluaran mendekati rata-rata lima tahun terakhir sebesar 53298 Rupiah per kapita per bulan.
Kota Banda Aceh
(Baca: Harga Gabah di Pasar Internasional Rp 6240.6 per Kg (Kamis, 22 Oktober 2026))
Kota Banda Aceh secara konsisten menempati urutan pertama seluruh provinsi Aceh untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat, termasuk pengeluaran kecantikan. Pada tahun 2025, total pengeluaran per kapita bulanan gabungan makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 2565676 Rupiah, meskipun mengalami penurunan sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran bukan makanan saja, Kota Banda Aceh mencatatkan nilai 1479722 Rupiah per kapita per bulan, terpaut hampir 50 persen lebih tinggi dibandingkan wilayah peringkat kedua di provinsi ini.
Kota Sabang
Kota Sabang menempati urutan kedua provinsi Aceh untuk total pengeluaran per kapita, dengan nilai total 1912867 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan total pengeluaran sebesar 9,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi diantara seluruh kabupaten kota Aceh. Untuk pengeluaran kecantikan, Kota Sabang mencatatkan 79457 Rupiah, hanya mengalami penurunan sedikit sebesar 7,6 persen dari tahun sebelumnya dan tetap mempertahankan posisi peringkat kedua seprovinsi.
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe berada di peringkat ketiga seprovinsi Aceh untuk kategori pengeluaran kecantikan dengan nilai 70411 Rupiah pada tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 8,2 persen untuk pengeluaran kecantikan, serta kenaikan sebesar 2 persen untuk pengeluaran bukan makanan per kapita. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di Kota Lhokseumawe mencapai 1900198 Rupiah per kapita per bulan, hanya terpaut sekitar 0,6 persen saja dibawah nilai Kota Sabang yang berada di peringkat kedua.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah mencatatkan pertumbuhan pengeluaran kecantikan tertinggi sepanjang provinsi Aceh pada tahun 2025 dengan kenaikan sebesar 33,6 persen, mencapai nilai 50241 Rupiah per kapita per bulan. Meskipun total pengeluaran gabungan masyarakat wilayah ini mengalami penurunan sebesar 10,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, pengeluaran untuk kategori kecantikan justru mengalami lonjakan yang signifikan. Wilayah ini saat ini menempati urutan kelima seprovinsi Aceh untuk kategori pengeluaran kecantikan, tepat berada satu peringkat dibawah Kota Langsa.