Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2025 mencapai 28.732 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 32,7 persen dibandingkan tahun 2024, dengan selisih pengurangan sebesar 13.933 Rupiah per orang setiap bulannya. Penurunan ini merupakan penurunan terbesar yang tercatat sepanjang periode data 2018 sampai 2025 untuk wilayah ini.
Sepanjang 8 tahun pengamatan, catatan pengeluaran perawatan kulit wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 tercatat 25.884 Rupiah, kemudian mengalami sedikit kenaikan pada tahun 2019, turun sedikit pada tahun 2020, lalu naik secara bertahap hingga mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2024 sebesar 42.665 Rupiah. Setelah mencapai titik tersebut, nilai turun drastis pada tahun 2025 kembali ke rentang nilai yang hampir sama dengan tahun 2018.
(Baca: Statistik NPL Bank Umum Lapangan Usaha Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Periode 2015-2025)
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini setara dengan 22,6 persen dari total pengeluaran kecantikan per kapita, serta sebesar 22,7 persen dari pengeluaran sabun mandi bulanan masyarakat. Jika dibandingkan pengeluaran makanan jadi, nilai perawatan kulit hanya mencapai 17,4 persen dari total pengeluaran makanan jadi per orang setiap bulan. Sementara itu nilai ini hanya sebesar 29 persen dari pengeluaran rata-rata masyarakat untuk rokok dan tembakau.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Musi Rawas berada di urutan ke 13 dari 17 kabupaten dan kota yang ada pada tahun 2025. Lima wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di provinsi ini secara berurutan adalah Kota Palembang sebesar 81.498 Rupiah, Kabupaten Banyuasin 60.483 Rupiah, Kota Prabumulih 59.619 Rupiah, Kota Lubuk Linggau 54.284 Rupiah dan Kabupaten Musi Banyuasin 51.034 Rupiah. Seluruh wilayah di lima urutan teratas ini mencatatkan pertumbuhan positif pada tahun 2025, berbanding terbalik dengan kondisi di Kabupaten Musi Rawas.
Data Pengeluaran Non Makanan
Badan Pusat Statistik mencatat total pengeluaran bukan makanan per kapita Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2025 mencapai 379.857 Rupiah per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 22,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini pada urutan paling bawah atau peringkat 17 dari seluruh kabupaten kota di Sumatera Selatan. Penurunan ini juga merupakan penurunan terbesar kedua untuk kategori pengeluaran bukan makanan di seluruh wilayah provinsi tersebut.
(Baca: 1,5% Penduduk di Sumatera Barat Beragama Protestan)
Data Pengeluaran Total Masyarakat
Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan per kapita Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2025 tercatat sebesar 1.008.265 Rupiah per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 17,1 persen dibandingkan tahun 2024, dan menduduki peringkat 16 dari 17 wilayah di Sumatera Selatan. Hanya Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir yang mencatatkan nilai total pengeluaran per kapita lebih rendah dibandingkan Kabupaten Musi Rawas pada tahun yang sama.
Data Pengeluaran Makanan
Pengeluaran per kapita untuk kategori makanan di Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2025 mencapai 628.408 Rupiah setiap bulannya. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini pada peringkat 16 dari seluruh kabupaten kota di provinsi Sumatera Selatan. Penurunan pengeluaran makanan ini juga lebih besar dibandingkan rata-rata penurunan pengeluaran makanan di seluruh wilayah provinsi yang hanya mencapai 3,1 persen pada tahun 2025.
Perbandingan Periode Lima Tahun
Selama periode lima tahun terakhir 2021 sampai 2025, rata-rata pengeluaran perawatan kulit Kabupaten Musi Rawas mencapai 33.311 Rupiah per kapita per bulan. Nilai rata-rata lima tahun ini lebih tinggi sebesar 15,9 persen dibandingkan rata-rata periode 2018 sampai 2020. Meskipun demikian, nilai pada tahun 2025 merupakan nilai terendah yang tercatat selama tujuh tahun terakhir, setelah sebelumnya terjadi kenaikan berturut-turut pada tahun 2022 dan 2024.