Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat data jumlah penduduk usia 0-4 tahun di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada akhir tahun 2025 mencapai 25.620,59 jiwa. Nilai ini merupakan angka tertinggi sepanjang periode pencatatan 2018-2025, mengalami kenaikan sebesar 3.038,59 jiwa atau tumbuh 13,46 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang 8 tahun periode data, tercatat 3 kali periode kenaikan dan 4 kali periode penurunan nilai penduduk kelompok usia ini, dengan tren keseluruhan menunjukkan arah naik.
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk SMA Negeri 19 Bandung SPMB 2026)
Pertumbuhan penduduk usia 0-4 tahun di wilayah ini menunjukkan perbaikan dibandingkan periode sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 15,52 persen per tahun, angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang hanya 5,42 persen serta rata-rata pertumbuhan keseluruhan periode yang sebesar 4,78 persen. Penurunan terendah pernah terjadi pada tahun 2022 dengan nilai penduduk hanya 17.159 jiwa, sedangkan kenaikan tertinggi tercatat pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 37,15 persen.
Pada tahun 2025, peringkat jumlah penduduk usia 0-4 tahun Kabupaten Tapanuli Selatan berada di urutan 76 dari seluruh kabupaten/kota di Pulau Sumatera, serta peringkat 242 secara nasional. Peringkat ini turun 8 posisi dibandingkan tahun 2018, meskipun nilai penduduk secara absolut mengalami kenaikan sebesar 25,2 persen selama periode tersebut. Terdapat tiga kabupaten lain di Pulau Sumatera yang mencatatkan nilai akhir lebih tinggi pada tahun 2025 yaitu Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Lampung Barat.
Pola fluktuatif terjadi pada data ini dimana setiap kenaikan signifikan selalu diikuti penurunan pada tahun berikutnya, kecuali pada periode 2024 ke 2025 yang kembali menunjukkan kenaikan setelah sebelumnya mengalami penurunan sedikit pada tahun 2024. Selama periode pencatatan, hanya terjadi satu kali penurunan cukup dalam yaitu pada tahun 2022 sebesar 19,24 persen yang menjadikan nilai penduduk usia balita di wilayah ini menyentuh titik terendah sepanjang sejarah pencatatan.
Kabupaten Kapuas
Kabupaten Kapuas mencatatkan jumlah penduduk usia 0-4 tahun sebesar 26.402,17 jiwa pada tahun terakhir, menjadi nilai tertinggi diantara seluruh wilayah pada daftar perbandingan. Wilayah Kalimantan ini tumbuh 9,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menduduki peringkat 18 di Pulau Kalimantan serta peringkat 239 secara nasional. Nilai penduduk usia balita di wilayah ini hanya terpaut sekitar 781 jiwa di atas Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan pertumbuhan tahunan yang sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Sumatera Utara pada periode yang sama.
Kabupaten Bengkulu Utara
Berada di urutan 74 di Pulau Sumatera, Kabupaten Bengkulu Utara memiliki jumlah penduduk usia 0-4 tahun sebesar 25.839,23 jiwa. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 15,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya, angka pertumbuhan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Tapanuli Selatan. Secara nasional kabupaten ini berada di peringkat 240, hanya satu posisi di atas Kabupaten Tapanuli Selatan dengan selisih nilai penduduk sekitar 218 jiwa.
Kabupaten Tapanuli Utara
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Tengah | 2024)
Kabupaten Tapanuli Utara menduduki peringkat 75 di Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk usia 0-4 tahun sebesar 25.749,66 jiwa. Wilayah yang masih satu provinsi ini mencatatkan pertumbuhan sangat tinggi mencapai 31,19 persen pada tahun terakhir, menjadi pertumbuhan tertinggi diantara seluruh wilayah perbandingan. Secara nasional kabupaten ini berada di peringkat 241, hanya terpaut sekitar 129 jiwa di atas Kabupaten Tapanuli Selatan dan memiliki selisih peringkat satu tingkat.
Kabupaten Kolaka
Wilayah Sulawesi yaitu Kabupaten Kolaka mencatatkan nilai penduduk usia 0-4 tahun sebesar 25.581,88 jiwa pada tahun terakhir. Wilayah ini tumbuh 25,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menduduki peringkat 22 di Pulau Sulawesi dan peringkat 243 secara nasional. Nilai penduduk di wilayah ini sedikit di bawah Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan selisih hanya sekitar 38 jiwa namun memiliki pertumbuhan tahunan yang hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan wilayah Sumatera Utara tersebut.
Kabupaten Barito Kuala
Kabupaten Barito Kuala yang berada di Pulau Kalimantan mencatatkan jumlah penduduk usia 0-4 tahun sebesar 25.458,83 jiwa. Wilayah ini tumbuh 18,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menduduki peringkat 19 di pulau setempat serta peringkat 244 secara nasional. Nilai penduduk usia balita di wilayah ini berada sekitar 161 jiwa di bawah Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan pertumbuhan tahunan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan yang dicatatkan Sumatera Utara pada periode yang sama.
Kabupaten Lampung Barat
Kabupaten Lampung Barat berada di urutan 77 di Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk usia 0-4 tahun sebesar 25.351,17 jiwa. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 22,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menduduki peringkat 245 secara nasional. Nilai penduduk usia balita di wilayah ini berada sekitar 269 jiwa di bawah Kabupaten Tapanuli Selatan, menjadi wilayah dengan nilai terendah di daftar perbandingan namun memiliki pertumbuhan tahunan yang hampir dua kali lipat dibandingkan Kabupaten Tapanuli Selatan.