Kualitas Udara Kalimantan Tengah Kamis Malam (1/10) Terburuk di Indonesia

1
Irfan Fadhlurrahman 01/10/2026 16:44 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia per 1 Oktober 2026 Pukul 18.00 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Kualitas Udara di Kalimantan Tengah malam ini terburuk di Indonesia. Berdasarkan halaman Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Kamis (1/10/2026) pukul 18.00 WIB terungkap bahwa indeks kualitas udara di Kalimantan Tengah sebesar 2151.

Menurut Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK, ISPU merupakan angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu dan didasarkan kepada dampak terhadap kesehatan manusia, nilai estetika, dan makhluk hidup lainnya.

Perhitungan ISPU berdasarkan hasil pengukuran tujuh parameter pencemar udara yakni PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Pengukuran parameter pencemar udara tersebar di 72 stasiun di berbagai daerah.

(Baca: Indikasi Lahan Terbakar di 6 Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla (8 September 2026))

Berdasarkan Permen LHK No. 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, ISPU pada rentang 0-50 memiliki kualitas udara baik, rentang 51-100 berarti kualitas udara sedang, dan rentang 101-200 kualitas udara tidak sehat yang bersifat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Berikutnya, kualitas udara sangat tidak sehat pada rentang 201-300 dapat meningkatkan risiko kesehatan pada kelompok sensitif. Sementara, kualitas udara berbahaya pada rentang lebih dari 300 dapat merugikan kesehatan secara serius dan perlu penanganan cepat.

Di bawah Kalimantan Tengah, ada Kalimantan Selatan yang menempati posisi kedua terburuk di Indonesia dengan indeks kualitas udara 573. Kemudian, di posisi ketiga ada Jambi dengan indeks kualitas udara 362.

Ini artinya, ketiga provinsi teratas memiliki kualitas udara berbahaya.

Berikut daftar 10 provinsi dengan indeks kualitas udara terburuk di Indonesia pada Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB.

1. Kalimantan Tengah: 2151

2. Kalimantan Selatan: 573

3. Jambi: 362

4. Sumatera Selatan: 332

5. Kalimantan Timur: 162

6. Riau: 154

7. DKI Jakarta: 127

8. Sumatera Utara: 124

9. Sulawesi Tengah: 123

10. Papua Tengah: 118

(Baca: Indikasi Lahan Terbakar di 6 Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla (8 September 2026))

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
01 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.930 +0.42
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...